Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat Hj. Linda Susilawati, S.Ag., M.Ag., menghadiri kegiatan pelaksanaan anggaran 2025 dan Sekala Awards Semester II Tahun 2024. Tampak hadir Kepala KPPN Liwa Maria Lucky, S.Ip., MM, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, BPS, Rumah Tahanan Negeri Krui, MTs N 1 Lambar, MAN 1 Lambar, BPN, Pengadilan Negeri, Polres Lambar dan Pesbar, KPU Lambar dan Pesbar, dan Koperindag Lambar dan Pesbar. Bertempat di Aula Integritas KPPN Kabupaten Lampung Barat. Selasa, 24 Juni 2025.
Dalam sambutannya, Maria Lucky menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dalam pelaksanaan anggaran tahun 2024. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap pemerintahan yang diwujudkan melalui pengelolaan pagu anggaran oleh KPPN.
"Realisasi kinerja harus segera diselesaikan, terutama untuk belanja barang dan jasa pada semester III mendatang. Dan yang lebih penting ialah evaluasi dalam pengendalian internal pada setiap satuan kerja," ujarnya.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan mencapai output yang maksimal. Sinergi terhadap delapan indikator kinerja menjadi fokus utama untuk memastikan kualitas pelaksanaan yang optimal.
"Saya juga mengingatkan kepada para satker supaya tidak ada keterlambatan dalam pelaksanaan indikator kualitas. Dispensasi SPM diharapkan dapat dihindari melalui digitalisasi pembayaran yang lebih efisien. Selain itu, Sekala Awards diharapkan dapat menjadi acuan semangat bagi satker lain sehingga dapat dicapai bersama-sama," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Sekala Awards Semester II Tahun Anggaran 2024 memiliki makna penting. "Makna SEKALA, secara harfiah, berarti selalu, sewaktu-waktu, dan sediakala. Dalam konteks Lampung, Sekala merujuk pada Kerajaan Sekala Brak yang terletak di lereng Gunung Pesagi, Lampung Barat," tambahnya.
Selanjutnya, Kerajaan Sekala Brak merupakan simbol peradaban dan kebudayaan masyarakat Lampung. Nilai-nilai yang diwariskan dari kerajaan ini diharapkan dapat menginspirasi satuan kerja dalam menjaga tradisi dan eksistensi masyarakat Lampung.
"Sekala Awards merupakan ajang penghargaan bagi satuan kerja atas kinerja anggaran yang dinilai secara semesteran. Penghargaan ini memiliki berbagai kategori dengan indikator penilaian yang beragam. Dengan tema yang terinspirasi dari Kerajaan Sekala Brak, diharapkan satuan kerja dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan anggaran yang baik," jelasnya.
Terakhir, Plh. Kepala Kankemenag Lambar Linda Susilawati mengatakan bahwa sebuah penghargaan adalah bentuk apresiasi atas kinerja yang telah dilakukan. Dengan Piagam Penghargaan ini harapannya menjadi pemicu untuk bisa bekerja jauh lebih baik lagi ke depan.
"Melalui penghargaan ini, diharapkan satuan kerja dapat terus menjaga nilai-nilai dan tradisi masyarakat di Lampung, sebagaimana yang telah diajarkan secara turun-temurun sejak zaman Kerajaan Sekala Brak yang baru saja dipaparkan. Sinergi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai bidang kerja sama," tandasnya. (Boy/K.TU/Mela basyar)