Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Sosialisasi Cinta Rupiah, Bank Indonesia Ajak Pegawai Kemenag Pesisir Barat Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Rupiah

Rabu, 11 September 2024 Humas Pesisir Barat
Sosialisasi Cinta Rupiah, Bank Indonesia Ajak Pegawai Kemenag Pesisir Barat Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Rupiah
Humas Pesisir Barat
Humas Pesisir Barat

Pesisir Barat ( Humas ) -- Bank Indonesia (BI) menggelar sosialisasi pentingnya mencintai dan menjaga nilai Rupiah, bertempat di Aula Gedung Pelayanan Haji Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat. Selasa, 10 september 2024

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kasubag TU Kemenag Pesisir Barat, H. Hikmat Tutasry, S.Pd., para Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara , serta seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, H. Hikmat Tutasry, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia sangat penting untuk menanamkan kesadaran kepada masyarakat, khususnya ASN dan non-ASN di Kemenag Pesisir Barat, tentang pentingnya menjaga dan menghargai Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. Hikmat menekankan bahwa mencintai Rupiah tidak hanya sekadar menggunakan uang kertas dan logam dengan baik, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi negara.

Perwakilan dari Bank Indonesia ( I Made Yoga Setiawan , S.E., M.M ) menjelaskan bahwa Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat Indonesia. "Kita seringkali abai dengan kondisi uang yang kita miliki, seperti menyobek, mencoret, atau melipat uang kertas tanpa berpikir panjang. Tindakan seperti ini merusak wibawa Rupiah dan bisa berdampak pada kepercayaan terhadap mata uang kita di mata dunia internasional," ujar perwakilan BI dalam paparannya. Oleh karena itu, BI mengajak seluruh peserta untuk menjadi teladan dalam menggunakan dan merawat Rupiah dengan baik.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap mata uang Rupiah sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan pentingnya Rupiah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Selain itu, ASN dan non-ASN yang hadir diharapkan dapat menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat luas, agar nilai dan wibawa Rupiah tetap terjaga.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencintai Rupiah, demi kemajuan dan stabilitas ekonomi bangsa.