Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) - Dalam rangka memperingati
Hari Bumi Sedunia dan mendukung Gerakan Menanam Sejuta Pohon,Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Tulang Bawang, Netty Hermina Jalaluddin, didampingi Pengurus
serta anggota DWP, turut hadir dalam kegiatan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon
Matoa yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,
Kegiatan
ini dilaksanakan di MIN 1 Tulang Bawang dan diselenggarakan secara hybrid,
yakni luring dan daring. Selasa (22/04/2025).
Gerakan
ini merupakan bagian dari implementasi program Ekoteologi, salah satu dari Asta
Program Prioritas Menteri Agama RI tahun 2025 - 2029. Program ini didesain
sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan hidup yang selaras
dengan peraturan perundang - undangan serta amanat Asta Cita Presiden dan Wakil
Presiden ke-8, khususnya dalam memperkuat kehidupan harmonis dengan alam,
budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama.
Netty
Hermina Jalaluddin menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya
terhadap inisiatif yang menggabungkan nilai keagamaan dengan kepedulian
terhadap lingkungan.
“Gerakan ini bukan hanya simbolis, melainkan bentuk
nyata dari kepedulian kita terhadap keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Melalui penanaman pohon matoa ini, kami ingin menanam harapan, kesadaran
ekologis, dan nilai - nilai spiritual kepada masyarakat, khususnya generasi
muda, Mari jadikan ini sebagai langkah awal menuju
lingkungan yang lebih hijau dan sehat” ujar Netty.
Ia
juga menambahkan bahwa Dharma Wanita Persatuan siap mendukung program -program
keberlanjutan yang sejalan dengan nilai agama dan budaya lokal. Menurutnya,
kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah yang efektif untuk membangun sinergi
antar komponen masyarakat, termasuk perempuan, dalam menjaga bumi sebagai
amanah Tuhan.
Penanaman
pohon matoa ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara
ekologis maupun ekonomis. Matoa dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap
perubahan iklim dan memiliki nilai gizi serta ekonomi tinggi.
Kegiatan
ini juga mendapat sambutan hangat dari para peserta didik, guru, serta
masyarakat sekitar yang turut ambil bagian dalam penanaman pohon secara
simbolis.