Bandar Lampung, Kemenag (Humas) —
Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung bersama Lembaga Pengembangan
Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bandar Lampung menutup rangkaian
Pembinaan/Training Center (TC) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) internal
kafilah Kota Bandar Lampung sebagai persiapan menuju MTQ ke-52 Tingkat Provinsi
Lampung Tahun 2025.
Kegiatan pembinaan dan TC berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, 6–8 Desember 2025, bertempat di Hotel Kyriad M2 Lampung, Jl. Raden Imba Kusuma, Sumur Putri, Bandar Lampung. Pelaksanaan TC ini menjadi tahap akhir proses pemantapan seluruh peserta sebelum dilepas secara resmi sebagai Kafilah Kota Bandar Lampung untuk berlaga pada MTQ Provinsi Lampung Tahun 2025.
Dalam amanahnya, Ketua I LPTQ
Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan,
komitmen, dan usaha seluruh peserta selama proses pembinaan. Ia menegaskan
bahwa TC merupakan bagian penting dalam pembinaan berkelanjutan, sebagaimana
diatur dalam pedoman penyelenggaraan MTQ yang mengutamakan standarisasi
kualitas bacaan, pendalaman materi, serta penguatan mental kompetitif para
qari, qariah, hafidz, dan hafidzah.
Makmur juga menyampaikan harapan besar agar kafilah Kota Bandar Lampung mampu mempertahankan prestasi terbaik dan kembali meraih Juara Umum pada gelaran MTQ tingkat provinsi, sebagaimana capaian pada tahun-tahun sebelumnya. “Kami berharap seluruh peserta dapat tampil optimal, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik Kota Bandar Lampung. Kafilah kita memiliki potensi kuat dan tradisi prestasi yang harus dijaga dengan kesungguhan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut,
pembinaan ditutup dengan prosesi pelepasan resmi peserta oleh jajaran LPTQ dan
perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, disertai doa bersama untuk
kelancaran, kesehatan, dan keberhasilan seluruh kafilah selama mengikuti
rangkaian MTQ ke-52 Provinsi Lampung Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kualitas dan konsolidasi kafilah Kota Bandar Lampung sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun generasi Qur’ani serta meningkatkan kontribusi daerah dalam pengembangan syiar Al-Qur’an di Provinsi Lampung. (Humas)
Editor: Fadilah