Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Tingkatkan Kompetensi Mediasi Keluarga, Kasi Bimas Islam Pesawaran Ikuti Penguatan Kapasitas Penghulu Tingkat Provinsi Lampung

Kamis, 25 Juni 2026 Humas Pesawaran Editor: Kevin
Tingkatkan Kompetensi Mediasi Keluarga, Kasi Bimas Islam Pesawaran Ikuti Penguatan Kapasitas Penghulu Tingkat Provinsi Lampung
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran
Foto: Sinta Kustiani,S.I.Kom., M.Sos

Pesawaran (Humas) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Helmi, bersama Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Pesawaran serta Penghulu Ahli Madya Kabupaten Pesawaran mengikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi Jabatan Fungsional Penghulu dan Pembina Teknis Kepenghuluan dalam Fungsi Mediasi Perkawinan dan Keluarga Wilayah Lampung Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 23–25 Juni 2026, bertempat di Azana Boutique Hotel Lampung.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para penghulu serta pembina teknis kepenghuluan dalam menjalankan fungsi mediasi perkawinan dan keluarga. Melalui berbagai materi dan diskusi yang diberikan oleh narasumber kompeten, peserta dibekali keterampilan dalam menangani berbagai persoalan rumah tangga secara bijaksana, adil, dan berorientasi pada ketahanan keluarga.

Selain memperkuat pemahaman regulasi dan kebijakan terkait perkawinan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran penghulu sebagai mediator yang mampu membantu pasangan suami istri menyelesaikan konflik secara damai dan konstruktif.

Helmi menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ini sangat penting mengingat tantangan kehidupan keluarga yang semakin kompleks. Menurutnya, penghulu tidak hanya bertugas melayani pencatatan nikah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendampingan dan mediasi bagi keluarga yang menghadapi permasalahan.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada para penghulu serta stakeholder terkait di Kabupaten Pesawaran, sehingga upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dapat semakin optimal.

Keikutsertaan Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan, khususnya dalam pembinaan perkawinan dan ketahanan keluarga di tengah masyarakat. (Sinta)