Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, H. Miftahus Surur, S.Ag, M.Si menghadiri kegiatan Visitasi Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) KH Jamaluddin Ahmad (Jamala) di Yayasan Pondok Pesantren Raudhatus Sholihin Gunung Terang, Air Hitam. Kegiatan tersebut disampaikan oleh tim visitasi yang telah mendapatkan sertifikat dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yaitu: Prof. Dr. H. Deden Makbullah, M.Pd, Prof. Dr. H. Yusuf Baihaqi, LC, MA dan Firmansyah Dinata, M.Sos. Selain itu, ketua yayasan KH. Mohammad Thoha beserta para staf akademik juga turut hadir. Air Hitam, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pada momentum tersebut, M. Surur dalam Berbagainya menyampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus harapan agar visitasi tersebut menghasilkan suatu telaah yang positif sehingga dapat mendorong berdirinya Perguruan Tinggi yang diinginkan. Ia menyampaikan bahwa saat ini belum terdapat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang mumpuni dan mampu untuk menerima para anak didik di wilayah Lampung Barat sendiri.
"Selama ini, anak-anak lulusan Madrasah Aliyah ataupun yang setingkat melanjutkan dan menempuh pendidikan tinggi di luar Lampung Barat. Bahkan sudah ada beberapa Perguruan Tinggi dari kabupaten lain yang berusaha untuk menarik minat anak-anak dari ini. Maka, jika nanti ada Perguruan Tinggi yang mampu, harapan kita mereka dapat ditampung untuk menempuh pendidikan di sini," ujarnya.
Lebih lanjut lagi, Kepala Kankemenag juga menjelaskan bahwa potensi keberadaan Perguruan Tinggi di Lampung Barat sangat besar mengingat adanya sekitar 17 Madrasah Aliyah yang tersebar di seluruh Kabupaten.
“Saat ini, kami memiliki 17 Madrasah Aliyah dengan murid yang hampir mencapai angka seribu anak. Jika melampauinya dapat menempuh pendidikan tinggi di sini, maka saya yakin STAI Jamala ini akan maju dan berkembang,” lanjutnya.
M. Surur juga berharap agar daya mendukung calon Perguruan Tinggi yang akan mendirikan tersebut harus berkualitas tinggi. Selain sarana prasarana yang baik, para pendidik (dosen) dan tenaga tata kelolanya juga harus berkualitas.
“ Jika tata kelolanya baik, para dosennya berkualitas, sarana prasarananya baik, dan ketersediaan literaturnya mudah terakses, maka saya yakin STAI Jamala ini akan mewujud menjadi salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam terbaik, khususnya di Lampung Barat dan sekitarnya,” tutupnya.