Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat menggelar acara pembinaan sekaligus penyerahan penghargaan bagi para juara pertama, kedua, dan ketiga Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten. Kegiatan berlangsung di Aula Kankemenag Lambar pada Senin, 28 September 2026
Dalam laporan yang disampaikan oleh Kasi Penmad Suherman, ajang OMI 2026 tingkat Kabupaten Lampung Barat berhasil menarik minat 396 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Rincian peserta tersebut mencakup 116 siswa tingkat MI/SD, 128 siswa tingkat MTs/SMP, dan 152 siswa tingkat MA.
"Kompetisi tingkat kabupaten ini sendiri telah sukses diselenggarakan secara berjenjang pada 7 hingga 9 September 2026, dengan rincian pelaksanaan jenjang MA pada tanggal 7 September, tingkat MTs/SMP pada 8 September, dan tingkat MI/SD pada 9 September 2026," jelasnya.
Adapun bidang studi yang dipertandingkan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing. Untuk jenjang MI/SD, kompetisi melombakan bidang Matematika dan IPAS dengan masing-masing 58 peserta. Pada tingkat MTs/SMP, terdapat tiga bidang yang dipertandingkan, yakni Matematika (40 peserta), IPA (43 peserta), dan IPS (45 peserta).
"Sementara itu, jenjang MA menghadirkan persaingan yang lebih komprehensif melalui enam bidang lomba, yaitu Matematika (28 peserta), Biologi (25 peserta), Fisika (19 peserta), Kimia (23 peserta), Ekonomi (28 peserta), dan Geografi (29 peserta)," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kepala Kankemenag Lambar Miftahus Surur, memberikan sejumlah arahan penting bagi para peserta dan pendamping. Ia menegaskan agar seluruh pihak menghilangkan sekat atau dinding pembatas asal sekolah, mengingat para siswa kini membawa satu identitas besar sebagai kontingen Lampung Barat di bawah naungan Kankemenag Lambar.
"Selain itu, peningkatan kapasitas dan kemampuan berpikir anak-anak harus digembleng secara optimal agar mereka mampu tampil maksimal dan berprestasi di tingkat provinsi," ujarnya.
Sebagai langkah persiapan mental dan spiritual, Miftahus Surur juga berpesan kepada para siswa agar senantiasa menjaga kesucian diri dengan memiliki wudu saat belajar, serta segera memperbaruinya apabila batal.
"Harapannya dengan ikhtiar tersebut, ilmu yang diserap mendatangkan manfaat maksimal, mudah diserap, dan tidak mudah lupa. Melalui pembinaan yang intensif ini, saya optimis bahwa budaya berprestasi dapat terus ditanamkan di lingkungan pendidikan Lampung Barat," ungkapnya.
Pemberian penghargaan dan pembinaan ini menjadi momentum strategis dalam mempersiapkan delegasi terbaik Lampung Barat menuju OMI tingkat provinsi.
"Dengan kompleksitas data peserta dan variasi bidang yang dilombakan, Kankemenag Lambar berharap sinergi antara madrasah dan sekolah umum ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi," tutupnya.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kankemenag Lampung Barat H. Miftahus Surur, didampingi Kasubbag TU Mukip Zaman dan Kasi Penmad Suherman. Turut hadir pula Ketua Pokjawas, para kepala madrasah (MIN, MTsN, MA), kepala sekolah (SD, SMP, SMA), serta jajaran murid yang tergabung dalam kontingen Lampung Barat.