Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat secara resmi menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta serta Pengembangan Modul Ajar dan Modul Kokurikuler bagi Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Aliyah se-Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula MAN 1 Kabupaten Lampung Barat pada Senin (24/8/2026).
Mengawali arahannya, Kepala Kankemenag Lampung Barat Miftahus Surur menegaskan bahwa transformasi pendidikan madrasah tidak boleh semata-mata mengejar capaian kognitif, melainkan wajib berlandaskan kasih sayang dan keteladanan.
"Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan menjadi fondasi kuat untuk memuliakan martabat siswa, menumbuhkan karakter berakhlak mulia, serta menciptakan iklim belajar yang inklusif, hangat, dan membahagiakan," ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pendidik masa kini dituntut merancang proses belajar yang kontekstual dan bermakna tanpa membebani mental siswa, sehingga semangat belajar tumbuh secara mandiri dan alami dari dalam diri peserta didik.
"Penanaman nilai welas asih di lingkungan madrasah menjadi benteng moral yang kokoh bagi generasi muda dalam membentengi diri dari degradasi moral serta dampak negatif kemajuan era digital," imbuhnya.
Hal senada diungkapkan Kasi Penmad Suherman yang siap melakukan supervisi dan pendampingan berkelanjutan melalu pokjawas agar nilai-nilai kurikulum berbasis cinta terealisasi secara nyata dan konsisten di seluruh madrasah binaan.
"Bagi masyarakat luas, khususnya para orang tua murid, inisiatif terobosan ini memberikan kepastian hadirnya lingkungan belajar yang ramah anak, humanis, serta steril dari praktik perundungan (bullying)," ujarnya.
Workshop ditutup dengan perumusan draf modul operasional dan rencana tindak lanjut (RTL) yang siap diimplementasikan secara terukur di masing-masing madrasah aliyah.
Melalui sinergi kuat seluruh pendidikan Kemenag Lampung Barat, gerakan ini diyakini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi bagi kemaslahatan umat.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat, Miftahus Surur, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Suherman. Turut hadir guru besar sekaligus narasumber utama Prof. Dr. H. Darmadi, Kepala MAN 1 Lambar Hendri Setiabudi Sukma, Ketua Pokjawas Erpinsyahputra, serta 80 kepala madrasah dan guru perwakilan KKM Aliyah dari berbagai penjuru Lampung Barat. (Humas)