Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Lampung Utara Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Workshop di El-Qurro

Kamis, 06 Agustus 2026 Humas Lampung Utara Editor: Kevin
Kemenag Lampung Utara Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Workshop di El-Qurro
Humas Lampung Utara
Humas Lampung Utara
Foto: Dewi

Lampung Utara, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Aprizandi, membuka Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Deep Learning di Pondok Pesantren El-Qurro, Lampung Utara, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat pada karakter dan pemahaman mendalam peserta didik.

Workshop ini turut dihadiri Kasubbag Tata Usaha Nang Sukarman, Kasi Pendidikan Madrasah Andi Irawan, serta menghadirkan narasumber dari Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung. Serta diikuti kepala madrasah dan dewan guru di lingkungan Pondok Pesantren El-Qurro.

Ketua Yayasan El-Qurro, Lilik Sakdiah, berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama workshop tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga mampu diterapkan dalam proses pembelajaran di masing-masing madrasah.

“Harapan kami, bapak dan ibu guru tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan materi yang didapat di sekolah sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara, Aprizandi, mengatakan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pembelajaran Deep Learning diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh pendidik untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada para peserta.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemateri yang telah hadir. Semoga materi yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal bagi bapak dan ibu guru untuk diimplementasikan kepada peserta didik di sekolah masing-masing,” kata Aprizandi saat membuka kegiatan.

Melalui workshop tersebut, Kementerian Agama berharap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan Deep Learning dapat memperkuat kualitas pendidikan madrasah, sekaligus membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan berpikir kritis sesuai dengan tuntutan pendidikan masa kini.(Dewi)