Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Matangkan Persiapan Hari Santri, Kemenag Lampung Utara Libatkan Lintas Unsur

Kamis, 24 September 2026 • Humas Lampung Utara •Editor: Kevin
Matangkan Persiapan Hari Santri, Kemenag Lampung Utara Libatkan Lintas Unsur
Humas Lampung Utara
Humas Lampung Utara
Foto: Dewi

Lampung Utara, Kemenag (Humas) - Persiapan peringatan Hari Santri 2026 mulai dimatangkan melalui rapat lintas unsur yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara di Ruang Rapat Siger, Kamis (24/9/2026).

Rapat dipimpin Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara, Aprizandi, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Nang Sukarman dan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Akhmad Syaibani. Hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lampung Utara Destriana, perwakilan PCNU, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), pimpinan pondok pesantren, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Lampung Utara, serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Dalam rapat tersebut, Aprizandi menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai peran dan keberadaan santri serta pesantren.

“Jangan sampai Hari Santri hanya menjadi kegiatan seremonial. Harus ada pesan yang tersampaikan kepada masyarakat bahwa Hari Santri merupakan momentum yang diperingati negara. Kita ingin para santri bangga menjadi santri,” ujar Aprizandi.

Menurutnya, peringatan Hari Santri merupakan tanggung jawab bersama sehingga pelaksanaannya tidak hanya menjadi agenda Kementerian Agama.

“Ini bukan hanya kegiatan Kemenag, tetapi kegiatan kita semua. Karena itu, perlu kebersamaan dan kolaborasi dari seluruh unsur yang terlibat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lampung Utara, Destri mengatakan momentum Hari Santri perlu dimanfaatkan untuk menunjukkan keberadaan dan kontribusi pesantren di tengah masyarakat.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk menunjukkan bahwa pesantren itu ada dan memiliki peran penting di tengah masyarakat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tentu akan mendukung penuh rangkaian kegiatan Hari Santri,” ujar Destri.

Ia menilai sinergi antara Pemkab Lampung Utara dan Kemenag akan memperkuat pelaksanaan kegiatan sekaligus memudahkan koordinasi antarunsur.

“Kolaborasi akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag, langkah kita akan semakin kuat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri yang akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2026. Kegiatan direncanakan diawali dengan pawai, dilanjutkan apel, serta pembagian doorprize.

Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mubarok, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.(Dewi)