Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Nang Sukarman Sampaikan Lima Pesan kepada ASN Kemenag Lampung Utara: Jangan Diam, Mari Bergerak

Senin, 14 September 2026 Humas Lampung Utara Editor: Kevin
Nang Sukarman Sampaikan Lima Pesan kepada ASN Kemenag Lampung Utara: Jangan Diam, Mari Bergerak
Humas Lampung Utara
Humas Lampung Utara
Foto: Salisa

Lampung Utara, Kemenag (Humas) - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara diajak untuk terus bergerak, memperbaiki diri, dan memberikan manfaat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lampung Utara, Nang Sukarman, saat menjadi pembina apel rutin Senin pagi di halaman Kantor, Senin (14/9/2026).

Dalam amanatnya, Nang Sukarman mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Ia mengutip Surah Al-‘Asr yang diawali dengan sumpah Allah, “Demi masa.”

Menurutnya, Surah Al-‘Asr mengajarkan bahwa manusia berada dalam kerugian apabila tidak mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Allah mengecualikan orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Waktu terus berjalan dan tidak akan kembali. Karena itu, mari kita isi waktu dengan pekerjaan yang bermanfaat, menjalankan tugas dengan baik, serta memberikan kontribusi bagi organisasi dan masyarakat, Ia mengatakan, pesan dalam Surah Al-‘Asr sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai ASN. ” ujar Nang Sukarman.

Pada kesempatan tersebut, Nang Sukarman juga menyampaikan lima pesan yang dapat menjadi pegangan bagi ASN dalam menjalankan tugas dan membangun hubungan kerja yang baik.

Pertama, jangan membandingkan diri dengan orang lain. Ia mengingatkan agar sesama ASN tidak saling membandingkan karena setiap orang memiliki tugas, kemampuan, proses, dan tanggung jawab masing-masing.

Kedua, jangan menyalahkan siapa pun. Setiap persoalan, menurutnya, perlu dihadapi dengan introspeksi dan mencari solusi, bukan dengan mencari pihak yang harus dipersalahkan.

Ketiga, jangan mendengarkan semua orang. Nang mengingatkan ASN agar mampu menyaring setiap informasi dan nasihat yang diterima. Hal-hal yang baik dapat dijadikan pelajaran, sementara informasi yang tidak bermanfaat tidak perlu diikuti.

Keempat, jangan menyakiti siapa pun. Ia mengajak seluruh ASN untuk menjaga perkataan dan perbuatan, saling menghargai, serta membangun lingkungan kerja yang penuh kebersamaan.

Kelima, jangan hanya diam dan menjadi pendengar. Menurut Nang, ASN harus berani mengambil peran, bekerja, dan memberikan kontribusi nyata sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

“Jangan hanya diam, jangan hanya menjadi pendengar. Mari bergerak. Karena bergerak adalah ibadah,” tegasnya.

Nang Sukarman juga memberikan apresiasi kepada Kowiyah, PPPK Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Abung Selatan yang pada hari ini memasuki masa purnabakti.

Ia menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi Kowiyah selama menjalankan tugas sebagai penyuluh agama. “Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Semoga masa purnabakti menjadi awal perjalanan baru yang penuh keberkahan dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” Pungkas Nang (Dewi)