Lampung Utara, Kemenag (Humas). Sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai keagamaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Utara dengan mengacu pada tema HAB Ke-80 Kemenag, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tali asih serta mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan melalui kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kepala
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Lampung Utara, Herman Ahmad, dalam
laporannya menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut diwujudkan melalui
penyaluran paket santunan atau bantuan sosial kepada kaum dhuafa, fakir, dan
miskin.
Bantuan diberikan dalam bentuk uang yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Lampung Utara.“Jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak 1.392 paket,” kata Herman.
Herman merinci, sebanyak 519 paket disalurkan melalui warga di lingkungan Kantor dan pegawai Kemenag Lampung Utara, 483 paket melalui Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara, 312 paket melalui Madrasah Negeri se-Kabupaten Lampung Utara, 38 paket melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Lampung Utara, serta 40 paket melalui Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Lampung Utara.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Utara, Totong Sunardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa bakti sosial tersebut merupakan penyaluran zakat profesi ASN yang dikelola melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Lampung Utara dan telah dikumpulkan selama tahun 2025.
“Zakat ini murni berasal dari pengumpulan zakat ASN di lingkungan Kemenag Lampung Utara, mulai dari Pegawai Madrasah, KUA, hingga pegawai Kantor Kemenag,” ujar Totong.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN Kemenag Lampung Utara yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Menurutnya, zakat merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT sekaligus sarana membersihkan harta dan menumbuhkan kepedulian sosial.“Dengan zakat, kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar Kemenag Lampung Utara dapat terus terbangun dan dijaga,” katanya.
Totong
berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta membantu
meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap niat baik ASN
Kemenag Lampung Utara dalam berzakat dapat membawa keberkahan bagi semua pihak.
(Dw/Ad/Ls/Mela Basyar)