Lampung Selatan, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar salat istisqa atau salat memohon hujan secara serentak di 17 kecamatan, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk menghadapi kondisi kekeringan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Pelaksanaan salat istisqa melibatkan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah negeri dan swasta, serta jajaran Kemenag Lamsel. Untuk Kecamatan Kalianda, kegiatan dipusatkan di lapangan MAN 1 Lampung Selatan dan diikuti jajaran Pemda, pegawai Kemenag, guru, serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menyikapi kondisi lingkungan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Egi mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan salat istisqa dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT.
“Semoga Allah SWT berkenan menurunkan hujan yang membawa rahmat, bukan bencana; hujan yang menyuburkan tanah, mengisi sumber-sumber air, menghidupkan tanaman, serta memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Rifai mengatakan, salat istisqa merupakan ikhtiar lahir dan batin yang dilakukan bersama-sama. Namun, menurutnya, doa memohon hujan juga harus diiringi dengan kesadaran untuk menjaga keseimbangan alam.
“Memohon hujan adalah bagian dari ikhtiar kita kepada Allah. Tetapi setelah itu, kita juga perlu memperbaiki ikhtiar kita sebagai manusia dengan menjaga lingkungan, merawat sumber air, dan membangun pola hidup yang lebih ramah terhadap alam,” kata Rifai.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Menjaga alam tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan saat ini, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab bagi generasi mendatang.
“Semoga melalui ikhtiar bersama ini, Allah memberikan jalan keluar terbaik, menjaga Lampung Selatan dari berbagai musibah, dan segera mencurahkan hujan yang cukup, bermanfaat, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujar Rifai.
Dalam pelaksanaan salat istisqa ini, bertugas sebagai imam sekaligus khatib dipimpin Dadang Sa’aduddin, Kepala KUA Kecamatan Candipuro. Sementara rangkaian istighosah dipimpin Nurhasab, Penyuluh Agama Islam KUA Kalianda.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Lamsel berharap gerakan bersama ini menjadi pengingat bahwa menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT perlu berjalan seiring dengan kepedulian manusia terhadap lingkungan. (Puji)