Lampung Selatan, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan bantuan sebesar Rp3 juta kepada Ansori, warga Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, yang mengalami musibah kebakaran rumah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Rifai bersama Penyelenggara Zakat dan Wakaf Indra Zul qodri pada Rabu (16/9/2026).
Musibah kebakaran terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kebakaran yang menimpa rumah Ansori diduga terjadi akibat korsleting listrik. Peristiwa tersebut menyebabkan kondisi rumah mengalami kerusakan dan berdampak pada keluarga yang menempatinya.
Ahmad Rifai menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan melalui UPZ Kemenag Lampung Selatan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk hadir memberikan dukungan. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penguat di tengah kondisi yang sulit,” ujar Ahmad Rifai.
Ia berharap semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah terus tumbuh sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Lampung Selatan Indra Zul Qodri menyampaikan bahwa kondisi rumah dan keluarga yang terdampak kebakaran cukup memprihatinkan. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan perbaikan rumah maupun keperluan mendesak lainnya.
“Kondisi rumah dan keluarga yang menempati cukup memprihatinkan. Semoga bantuan yang diberikan ini bisa segera digunakan untuk perbaikan dan kebutuhan yang diperlukan,” kata Indra.
Melalui UPZ, Kemenag Lampung Selatan terus berupaya mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi kondisi darurat. (Puji)