Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Tidak Hanya Membina, Kemenag Lamsel Hadir Menebar Nilai Kasih di Lapas Kalianda

Selasa, 28 Juli 2026 Humas Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Tidak Hanya Membina, Kemenag Lamsel Hadir Menebar Nilai Kasih di Lapas Kalianda
Humas Lampung Selatan
Humas Lampung Selatan
Foto: Dok. Kemenag Lamsel

Lampung Selatan (Humas) — Kehadiran layanan keagamaan tidak hanya menyasar masyarakat di ruang publik, tetapi juga menjangkau mereka yang sedang menjalani masa pemasyarakatan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan melalui Penyelenggara Katolik menghadirkan pendampingan rohani bagi umat Kristiani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini dilaksanakan di ruang khusus kebaktian Lapas Kalianda dan diikuti oleh 14 warga binaan Kristiani. Pendampingan ini menjadi bagian dari kerja sama antara Kemenag Lampung Selatan dan Lapas Kelas IIA Kalianda dalam memberikan penguatan mental serta spiritual selama menjalani masa pembinaan.

Mengangkat tema “Belas Kasih Allah kepada Umat-Nya” yang merujuk pada Injil Matius 14:14, kegiatan tersebut mengajak peserta untuk memahami pentingnya nilai kasih, kepedulian, dan empati dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama Katolik Kemenag Lampung Selatan, Albertus Hartanto, menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menghadirkan kebaikan bagi sesama.

Menurutnya, ajaran kasih tidak hanya diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi juga melalui hal sederhana yang memberikan dampak positif bagi orang lain.

“Sebagai umat-Nya, kita dipanggil untuk mampu berdampak positif bagi orang lain. Melalui sapaan ramah, senyuman, doa, maupun bantuan yang diberikan kepada sesama, kita dapat menghadirkan nilai kasih dalam kehidupan,” ujar Albertus.

Dalam penyampaiannya, Albertus mengajak warga binaan meneladani sikap Yesus yang menunjukkan belas kasih kepada orang banyak. Ia menjelaskan bahwa dalam kisah Injil Matius 14:14, Yesus hadir untuk melihat kebutuhan manusia secara utuh, baik secara rohani maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak peserta untuk terus membangun sikap peduli terhadap sesama, terutama kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan. Sikap empati dan kepedulian tersebut menjadi bagian dari pengamalan nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan pendampingan rohani ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa bagi umat Kristiani di Lapas Kelas IIA Kalianda. Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Lampung Selatan terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan adanya sinergi bersama Lapas Kelas IIA Kalianda, Kemenag Lamsel berharap pendampingan rohani dapat memberikan penguatan batin, menumbuhkan harapan, serta mendukung proses perubahan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pemasyarakatan. (Puji)