Jl. H. Muchtar No. 1, Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung 34161 kemenaglamteng@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

60 Calon Pengantin Hindu Belajar Jadi “Partner” dalam Keluarga, Ini Pesan Kemenag Lamteng

Selasa, 29 September 2026 • Humas Lampung Tengah •Editor: Aziz
60 Calon Pengantin Hindu Belajar Jadi “Partner” dalam Keluarga, Ini Pesan Kemenag Lamteng
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Membangun keluarga tidak berhenti pada kesiapan melangsungkan perkawinan. Pengetahuan tentang kehidupan rumah tangga, kesiapan mental, tanggung jawab pasangan, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak sebelum perkawinan.

Hal tersebut menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah melalui Penyelenggara Hindu yang menggelar Bimbingan Pranikah Calon Pengantin Hindu Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 di Omah Bakso Bandar Jaya, Lampung Tengah (29/09/2026).

Sebanyak 60 calon pengantin Hindu yang merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan tersebut. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., Penyelenggara Hindu, Ketua PHDI Kabupaten Lampung Tengah, Ketua WHDI, Ketua Pradah, serta para Penyuluh Agama Hindu.

Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., mengatakan bimbingan pranikah diarahkan untuk memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

“Bimbingan ini bertujuan membangun landasan keluarga Sukinah, merencanakan perkawinan yang kokoh, meningkatkan kesiapan mental, mewujudkan generasi yang berkualitas, serta membangun ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kekinian,” ujarnya.

Menurut Dewa Gede, pembekalan sebelum perkawinan diperlukan agar calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai kehidupan rumah tangga. Dengan kesiapan tersebut, pasangan diharapkan mampu menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing sekaligus membangun hubungan keluarga yang dilandasi nilai-nilai keagamaan.

Kepala Kemenag Lampung Tengah H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., saat membuka kegiatan, menegaskan bahwa bimbingan pranikah merupakan bagian dari upaya mempersiapkan calon pengantin agar tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah perkawinan.

“Perkawinan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga menjadi awal terbentuknya keluarga yang diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya nilai-nilai keagamaan, pendidikan, kasih sayang, dan pembentukan generasi yang berkualitas,” kata Maryan.

Ia berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian pembinaan secara sungguh-sungguh dan menjadikan materi yang diperoleh sebagai bekal dalam membangun kehidupan keluarga.

Maryan juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digagas Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah bersama unsur terkait. Menurutnya, penguatan keluarga perlu dimulai sejak pasangan mempersiapkan diri menuju perkawinan, sehingga keluarga yang terbentuk memiliki fondasi yang kuat dan mampu menghadapi perubahan serta tantangan kehidupan.

Bimbingan pranikah tersebut selanjutnya diisi dengan materi mengenai kesiapan memasuki perkawinan, kehidupan berkeluarga, serta penguatan pemahaman tentang upaya membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan memiliki ketahanan.