Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas memerlukan kesiapan yang matang, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dari sisi spiritual, moral, dan sosial. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga umat Hindu, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengantin Hindu di Balai Pertemuan Pura Kahyangan Tunggal, Kampung Jatidatar, Kecamatan Bandar Mataram, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan pembinaan dipandu oleh Penyuluh Agama Hindu I Wayan Johni Artadi, S.Pd. dan dihadiri Ketua PHDI Kecamatan Bandar Mataram, Kepala Puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua calon mempelai, serta pasangan calon pengantin.
Dalam pembinaannya, I Wayan Johni Artadi menekankan bahwa pernikahan dalam ajaran Hindu merupakan ikatan suci yang dilandasi nilai-nilai dharma. Oleh karena itu, setiap pasangan harus mempersiapkan diri untuk membangun rumah tangga yang dilandasi cinta kasih, saling menghormati, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan kewajiban sebagai suami dan istri.
Ia juga mengajak para calon pengantin untuk menjadikan komunikasi yang baik, pengendalian diri, dan semangat gotong royong sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan menjadi pondasi lahirnya generasi yang berkarakter serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain pembekalan keagamaan, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak sebelum menikah. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera, baik secara fisik maupun mental.
Penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan ini menjadi wujud sinergi antara Kementerian Agama, PHDI, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat dalam memberikan pembekalan yang komprehensif kepada calon pengantin. Kolaborasi tersebut menjadi solusi untuk memperkuat ketahanan keluarga sejak awal kehidupan berumah tangga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap calon pengantin Hindu memiliki bekal pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan yang lebih baik dalam memasuki kehidupan berkeluarga. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai dharma, diharapkan lahir keluarga-keluarga Hindu yang harmonis, berkualitas, dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta berkontribusi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Humas Lampung Tengah