Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Ikrar Syahadat di KUA Seputih Raman, Pesan Penting tentang Istiqamah dan Pendampingan Mualaf

Jumat, 04 September 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Ikrar Syahadat di KUA Seputih Raman, Pesan Penting tentang Istiqamah dan Pendampingan Mualaf
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Seputih Raman, KUA (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seputih Raman memfasilitasi prosesi ikrar mualaf bagi Marita Yulianti, warga yang sebelumnya memeluk agama Hindu, untuk secara resmi memeluk agama Islam. Prosesi berlangsung di KUA Kecamatan Seputih Raman, Jum'at (4/10/2026).

Ikrar tersebut dilaksanakan dengan pengucapan dua kalimat syahadat secara sadar dan tanpa paksaan. Prosesi dipandu oleh Mujianto, M.Pd., selaku PLH Kepala KUA Kecamatan Seputih Raman dan disaksikan Muhamad Nur Arifin, S.Pd., sebagai Saksi 1 serta Warisman sebagai Saksi 2.

Pengucapan syahadat menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual Marita Yulianti untuk memulai kehidupan sebagai seorang muslimah. Prosesi berlangsung tertib dan khidmat dalam suasana kekeluargaan.

KUA Kecamatan Seputih Raman turut memberikan pendampingan sebagai bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam proses administrasi dan pembinaan bagi warga yang memutuskan untuk memeluk Islam.

Mujianto menyampaikan bahwa ikrar mualaf bukan sekadar prosesi administratif, tetapi menjadi awal bagi seseorang untuk terus belajar dan memahami ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pendampingan dan dukungan lingkungan menjadi hal penting agar seorang mualaf dapat menjalani kehidupan beragama dengan baik.

Setelah prosesi ikrar, Marita diharapkan dapat menjalani proses pembelajaran keislaman secara bertahap, mulai dari pemahaman dasar tentang ajaran Islam hingga praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

KUA Kecamatan Seputih Raman berharap momentum tersebut menjadi awal perjalanan yang baik bagi Marita Yulianti dalam menjalani kehidupan sebagai muslimah, sekaligus memperoleh dukungan dari keluarga dan lingkungan dalam menjalankan keyakinannya.