Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Jaga Tradisi Suci, Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah Hadiri Entas-Entas Massal

Jumat, 07 Agustus 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Jaga Tradisi Suci, Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah Hadiri Entas-Entas Massal
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Pelestarian tradisi keagamaan menjadi bagian penting dalam menjaga warisan spiritual dan budaya bangsa. Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan kehidupan umat, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menghadiri Upacara Entas-Entas Massal yang digelar di Kampung Sendang Mukti, Kecamatan Sendang Agung, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., didampingi staf dan para Penyuluh Agama Hindu. Upacara diselenggarakan oleh keluarga Bapak Tugiyo dan Bapak Adi Galih sebagai wujud bakti kepada leluhur sesuai ajaran Hindu.

Prosesi suci dipimpin oleh Ida Pandita Istri Dang Guru Sweca Dharma dari Padepokan Banyu Bening, Terbanggi Besar. Turut hadir Ketua PHDI Kecamatan Sendang Agung, Satijo, para Ketua PHDI desa se-Kecamatan Sendang Agung, Pinandita, Pemangku, serta umat Hindu dari berbagai wilayah di Kecamatan Sendang Agung.

Dalam ajaran Hindu, Entas-Entas merupakan upacara suci yang bertujuan menyucikan serta menghormati roh leluhur agar memperoleh jalan yang lebih baik sesuai dengan keyakinan Hindu. Upacara ini menjadi wujud sraddha (keyakinan) dan bhakti (bakti) kepada leluhur, sekaligus pengingat bagi umat untuk senantiasa menghormati jasa orang tua dan para pendahulu. Selain memiliki makna spiritual yang mendalam, Entas-Entas juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Gede Raka Ananta menyampaikan apresiasi kepada keluarga penyelenggara dan seluruh umat Hindu yang terus menjaga kelestarian tradisi keagamaan sebagai bagian dari pengamalan ajaran Hindu.

"Pelaksanaan Upacara Entas-Entas mencerminkan kuatnya nilai bakti kepada leluhur sekaligus menjadi warisan budaya yang harus terus dijaga. Tradisi ini mengajarkan penghormatan kepada orang tua dan leluhur, memperkuat kebersamaan umat, serta menanamkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Agama akan terus hadir mendampingi umat melalui pembinaan keagamaan, pelestarian tradisi, serta penguatan moderasi beragama agar kehidupan umat Hindu tetap harmonis dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui pelaksanaan Upacara Entas-Entas Massal ini, diharapkan masyarakat semakin memahami makna luhur tradisi Hindu sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, penguatan nilai spiritual, serta pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Dengan demikian, tradisi keagamaan tidak hanya tetap lestari, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan dan kerukunan umat di Kabupaten Lampung Tengah.