Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I, mengikuti Breakfast Meeting bersama Menteri Agama Republik Indonesia yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang difasilitasi Biro Humas Kementerian Agama RI ini diikuti para pimpinan satuan kerja Kemenag dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Kementerian Agama yang Lebih Transparan, Inklusif, dan Berdampak”, pertemuan tersebut menjadi forum strategis penguatan komunikasi internal, penyampaian arah kebijakan, sekaligus penegasan peran kehumasan sebagai ujung tombak penyampaian kinerja lembaga kepada publik.
Dalam arahannya, Menteri Agama RI menekankan pentingnya transformasi Kementerian Agama menuju institusi yang terbuka, melayani seluruh lapisan masyarakat, serta mampu menghadirkan dampak nyata melalui program-program yang dirasakan langsung oleh publik. Ia juga menyoroti peran sentral pimpinan satuan kerja dalam membangun citra positif lembaga melalui media.
“Saya ingin tiap pimpinan bisa membangun citra lembaganya. Jangan diam saja, ini eranya media,” tegas Menteri Agama.
Menurutnya, humas bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan garda terdepan dalam menyampaikan capaian, program, dan kinerja Kementerian Agama secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab. Sinergi antara pimpinan dan humas, lanjutnya, menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran humas di lingkungan Kemenag Lampung Tengah, khususnya dalam publikasi program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami siap menindaklanjuti arahan Menteri Agama dengan memperkuat peran humas, meningkatkan publikasi kinerja, serta memastikan setiap program Kemenag memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui Breakfast Meeting ini, diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama semakin adaptif terhadap perkembangan media, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten menghadirkan wajah Kementerian Agama yang transparan, inklusif, dan berdampak. (Ria/MB)