Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya memperluas akses layanan kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Di Kabupaten Lampung Tengah, Kementerian Agama mengambil bagian dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026.
Komitmen tersebut dibahas dalam Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis yang berlangsung di Ruang Rapat Subing Kantor Bupati Lampung Tengah, Selasa (11/8/2026). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah diwakili oleh Ortala, Ratih Kusuma Wardani, S.Kep., MM.
Pertemuan menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat keterlibatan Kemenag dalam mendukung pelaksanaan CKG, khususnya melalui satuan pendidikan dan komunitas keagamaan yang berada dalam jejaring pembinaan Kementerian Agama.
Sejumlah unit yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat antara lain madrasah, pondok pesantren, Kantor Urusan Agama (KUA), serta berbagai lembaga keagamaan. Jejaring tersebut menjadi modal penting untuk menyebarluaskan informasi sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Keterlibatan Kemenag tidak hanya diarahkan pada penyampaian informasi, tetapi juga pada penguatan dukungan terhadap sasaran penerima manfaat. Dengan jaringan layanan dan komunitas yang tersebar hingga tingkat kecamatan, pelaksanaan CKG diharapkan dapat menjangkau kelompok masyarakat secara lebih luas dan terarah.
Program CKG juga memiliki keterkaitan dengan upaya Kementerian Agama dalam membangun generasi yang sehat dan mandiri. Lingkungan madrasah dan pesantren, misalnya, tidak hanya menjadi ruang pembelajaran keagamaan, tetapi juga tempat strategis untuk menanamkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Karena itu, dalam pertemuan tersebut turut didorong pemanfaatan berbagai agenda Kementerian Agama sebagai ruang untuk mengintegrasikan edukasi maupun layanan pemeriksaan kesehatan. Sejumlah momentum yang dapat dimanfaatkan antara lain kegiatan di madrasah, peringatan Hari Santri Nasional, hingga pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA.
Sinergi ini diharapkan mampu membuat pelaksanaan CKG tidak berjalan secara parsial, melainkan terhubung dengan berbagai aktivitas pelayanan masyarakat yang telah berlangsung di lingkungan Kementerian Agama. Dengan begitu, akses terhadap informasi dan layanan kesehatan dapat semakin dekat dengan masyarakat.
Bagi Kemenag Lampung Tengah, dukungan terhadap CKG menjadi bagian dari penguatan peran kelembagaan dalam menghadirkan manfaat yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah pun menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem pelayanan yang lebih terintegrasi.
Melalui keterlibatan aktif berbagai unsur pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas keagamaan, Program CKG diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pemeriksaan kesehatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat Lampung Tengah.
Humas Lampung Tengah