Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Persiapan menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026 mulai dimatangkan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., menerima audiensi Panitia Musabaqah Hari Santri Nasional (MUHASAN) Jilid II di ruang kerjanya, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha dan staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Rabu (23/9/2026).
Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan MUHASAN II se-Kabupaten Lampung Tengah yang digagas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan HSN 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diarahkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus pengembangan potensi dan bakat para santri.
Ketua Panitia MUHASAN II, Gws. M. Badaruddin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ikhtiar untuk memperkuat semangat kepesantrenan sekaligus memberikan ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan mereka di berbagai bidang.
Dalam surat permohonan Nomor 012/Muhasan/LT/VII/2026, panitia juga mengajukan permohonan dukungan kepada Kemenag Lampung Tengah untuk menunjang kebutuhan pelaksanaan kegiatan, antara lain perlombaan, hadiah, dokumentasi, serta kebutuhan teknis lainnya.
MUHASAN II rencananya digelar pada 30 Oktober–1 November 2026 di Pondok Pesantren Darussyafa’ah Kauman, Kota Gajah, Lampung Tengah.
Sebanyak 11 cabang perlombaan disiapkan dalam kegiatan tersebut, yakni Qiro'atul Kutub, Nadzom, Hadrah, Qiro'ah, Tahfidz, Pidato, Ranking 1, Futsal, Voli, Kaligrafi, dan Nasyid.
Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan santri secara langsung dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an, kitab kuning, serta tradisi pendidikan pesantren.
“Kami dari Kementerian Agama Lampung Tengah sangat mendukung kegiatan positif seperti MUHASAN ini. Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bagian dari syiar untuk menguatkan karakter santri, mencintai Al-Qur'an, kitab kuning, dan tradisi pesantren. Insyaallah kita akan mendukung semaksimal mungkin sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Maryan.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Kemenag Lampung Tengah bersama panitia juga membahas sejumlah aspek teknis dan bentuk sinergi yang diperlukan agar MUHASAN II dapat terlaksana secara tertib dan optimal.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut, kata Maryan, perlu ditempatkan dalam kerangka kolaborasi dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga pelaksanaan kegiatan tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembinaan generasi santri di Lampung Tengah.
Sementara itu, Badaruddin berharap dukungan Kemenag Lampung Tengah dapat menjadi energi positif bagi panitia dan para santri yang akan mengikuti seluruh rangkaian MUHASAN II.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi Kepala Kemenag Kabupaten Lampung Tengah untuk mensukseskan kegiatan ini,” tutupnya.
Humas Lampung Tengah