Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan koordinasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan keagamaan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja bersama Penyuluh Agama Hindu dan staf Penyelenggara Hindu, Senin (7/9/2026).
Rapat dipimpin Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., sebagai forum untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan program dan layanan keagamaan Hindu di wilayah Lampung Tengah.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., khususnya dalam mendorong peningkatan koordinasi, efektivitas pelaksanaan tugas, serta kualitas pelayanan kepada umat Hindu.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat, di antaranya pemutakhiran pendataan rumah ibadah Hindu, proses perizinan operasional Pasraman, layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama, serta optimalisasi pemanfaatan Portal Kehumasan Ditjen Bimas Hindu.
Menurut Dewa Gede Raka Ananta, koordinasi dan evaluasi diperlukan agar setiap pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah. Selain memastikan tugas berjalan sesuai ketentuan, evaluasi juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi kendala dan mencari langkah penyelesaian secara bersama.
“Koordinasi yang baik akan memudahkan kita dalam memastikan setiap layanan berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, setiap perkembangan maupun kendala perlu dikomunikasikan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan data dan administrasi layanan. Data rumah ibadah, Pasraman, maupun layanan keagamaan lainnya perlu dikelola secara akurat karena menjadi bagian dari dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.
Selain aspek administrasi, pemanfaatan Portal Kehumasan Ditjen Bimas Hindu menjadi salah satu perhatian dalam rapat. Platform tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi mengenai kegiatan dan layanan keagamaan Hindu secara lebih terstruktur, aktual, dan mudah diakses.
Melalui rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Penyelenggara Hindu, Penyuluh Agama Hindu, dan staf diharapkan memiliki pemahaman dan langkah kerja yang semakin selaras. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk memastikan program pembinaan dan pelayanan kepada umat Hindu dapat dilaksanakan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Ke depan, hasil evaluasi diharapkan tidak berhenti sebagai catatan rapat, tetapi menjadi dasar perbaikan dalam pelaksanaan tugas. Dengan koordinasi yang semakin kuat dan pelayanan yang terus dibenahi, Kemenag Lampung Tengah berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan Hindu yang semakin tertib, responsif, dan memberikan manfaat bagi umat.
Humas Lampung Tengah