Jl. H. Muchtar No. 1, Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung 34161 kemenaglamteng@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyelenggara Hindu Kemenag Lamteng Perkuat Dharma Dana untuk Kemanfaatan Umat

Selasa, 22 September 2026 • Humas Lampung Tengah •Editor: Aziz
Penyelenggara Hindu Kemenag Lamteng Perkuat Dharma Dana untuk Kemanfaatan Umat
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Pengelolaan Dharma Dana menjadi salah satu materi yang dibahas dalam Zoom Meeting Sosialisasi Dharma Dana yang diikuti Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., Selasa (22/9/2026). Sosialisasi tersebut membahas mekanisme pengelolaan dan penyaluran Dharma Dana agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan diawali dengan arahan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Ia menekankan pentingnya Dharma Dana sebagai bagian dari kepedulian sosial sekaligus peran lembaga keagamaan Hindu dalam mendukung masyarakat.

Pembahasan kemudian diarahkan pada tata kelola dan mekanisme penyaluran Dharma Dana. Aspek ketertiban administrasi, transparansi, ketepatan sasaran, serta kesesuaian dengan ketentuan menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.

Dharma Dana merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial umat Hindu yang dapat diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar dana yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan.

Sosialisasi diikuti para Direktur, Kabid/Pembimas Hindu, Penyuluh Agama Hindu, Badan Dharma Dana, serta unsur perencanaan di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk membangun pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan Dharma Dana di daerah.

Dewa Gede Raka Ananta mengatakan pengelolaan Dharma Dana membutuhkan kerja sama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat. Menurutnya, pemahaman terhadap mekanisme pengelolaan dan penyaluran menjadi penting agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.

“Optimalisasi Dharma Dana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun masyarakat. Dharma Dana diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial umat Hindu dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut memberikan pemahaman bagi unsur terkait mengenai arah pengelolaan Dharma Dana, termasuk pentingnya memastikan setiap tahapan dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.

Bagi Kemenag Lampung Tengah, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi dengan jajaran Bimas Hindu dalam mengikuti penguatan program dan kebijakan di bidang keagamaan. Pemahaman yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan umat di daerah.

Sosialisasi ditutup dengan penguatan komitmen bersama untuk meningkatkan tata kelola Dharma Dana. Dengan mekanisme yang jelas dan pengelolaan yang bertanggung jawab, dana yang dihimpun diharapkan dapat disalurkan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi umat serta masyarakat yang membutuhkan.