Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Perkuat Kompetensi Kepengawasan, Pokjawas Madrasah Lampung Tengah Ikuti Forum Nasional Di Bandung

Selasa, 09 Juni 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Perkuat Kompetensi Kepengawasan, Pokjawas Madrasah Lampung Tengah Ikuti Forum Nasional Di Bandung
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Roberto

Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah turut ambil bagian dalam Silaturahmi Nasional (SILATNAS) IV dan Musyawarah Nasional (MUNAS) III Pokjawasnas Tahun 2026 yang berlangsung pada 9-11 Juni 2026 di Trans Convention Center Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan yang dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia tersebut menjadi forum strategis bagi para pengawas madrasah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta memperkokoh sinergi dalam mendukung transformasi pendidikan madrasah yang semakin berkualitas dan berdaya saing.

Sebanyak 700 pengawas madrasah dari berbagai provinsi mengikuti kegiatan nasional tersebut. Pokjawas Madrasah Kemenag Kabupaten Lampung Tengah mengirimkan 10 peserta yang terdiri atas Ketua Pokjawas Dr. Darmadi, Sekretaris Nur Khamid, Bendahara Siti Romadiyah, M.Pd.I, serta sejumlah anggota Pokjawas lainnya.

Membuka kegiatan, Menteri Agama Republik Indonesia menegaskan pentingnya penguatan peran pengawas madrasah sebagai garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Menurutnya, pengawas tidak hanya menjalankan fungsi pengendalian dan evaluasi, tetapi juga harus menjadi mitra strategis dalam mendorong inovasi dan transformasi pendidikan.

Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global yang terus berubah, Menteri Agama mengajak seluruh pengawas madrasah untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat integritas, serta membangun kolaborasi yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

"Pengawas madrasah harus menjadi agen perubahan yang mampu memastikan mutu pendidikan terus meningkat serta menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman," tegas Menteri Agama di hadapan para peserta.

Ketua Pokjawas Madrasah Lampung Tengah, Dr. Darmadi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam SILATNAS IV dan MUNAS III Pokjawasnas menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi pengawas madrasah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.

"Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana membangun jejaring dan kolaborasi dengan pengawas madrasah dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi pembinaan dan diskusi yang mencakup penguatan profesionalisme pengawas madrasah, peningkatan kompetensi akademik dan manajerial, transformasi pendidikan madrasah, pengembangan kepemimpinan pendidikan, serta strategi pengawasan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, SILATNAS IV dan MUNAS III Pokjawasnas juga menjadi forum konsolidasi organisasi dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja kepengawasan madrasah di tingkat nasional.

Partisipasi aktif Pokjawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pengawasan pendidikan madrasah di daerah. Melalui pengawas yang profesional, kompeten, dan adaptif, madrasah di Lampung Tengah diharapkan semakin unggul, mandiri, berprestasi, serta mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing global.