Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Semangat kebersamaan dan pelayanan umat tampak nyata dalam perhelatan akbar Sidang Umum I Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Lampung Tengah Tahun 2026. Berlangsung khidmat di Gereja GPIB “Kanaan”, Desa Gunung Harta, Kecamatan Selagai Lingga, acara penting ini resmi digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Sidang akbar ini menjadi momentum strategis yang mempertemukan berbagai elemen penting daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan lintas sektor, termasuk Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Lampung Tengah, Tumbur Tumanggor, S.S., perwakilan Plt. Bupati Lampung Tengah dari Kesbangpol, Ketua Umum PGI Wilayah Lampung, Ketua Umum PGI Lampung Tengah, serta para peserta dan tamu undangan terhormat.
Rangkaian acara yang diawali dengan doa bersama ini memancarkan suasana kehangatan dan komitmen bersama. Dalam sambutannya, Tumbur Tumanggor, S.S. memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya sidang ini. Ia menekankan pentingnya sinergi yang kokoh antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Lampung Tengah.
Selain mempererat tali silaturahmi, Sidang Umum I PGI Lampung Tengah ini membedah sejumlah agenda krusial demi kemajuan organisasi dan umat. Agenda tersebut meliputi evaluasi capaian dan efektivitas program kerja yang telah berjalan di periode sebelumnya, penyusunan strategi serta rancangan program kerja baru yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, hingga proses pergantian kepengurusan PGI Lampung Tengah guna menghadirkan energi serta kepemimpinan baru yang lebih visioner.
Di sela-sela sidang, terselip pula aspirasi penting dari para peserta kepada pemerintah daerah dan Kementerian Agama. PGI Lampung Tengah, bersama unsur umat Kristen Protestan, menaruh harapan besar agar ke depannya dapat segera direalisasikan pembukaan Penyelenggara Kristen Protestan di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Kehadiran kantor layanan khusus tersebut dinilai mendesak untuk mengoptimalkan pembinaan, fasilitasi, serta pelayanan yang lebih merata bagi umat Kristen Protestan di wilayah setempat.
Melalui suksesnya penyelenggaraan Sidang Umum I ini, seluruh pihak optimis harmoni, inklusivitas, dan keberlanjutan pelayanan keagamaan di Lampung Tengah akan semakin tangguh di masa depan.