Jalan Taman Siswa Nomor.1 Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kakan kemenag Mesuji Sampaikan Pesan Moderasi Beragama dan Dakwah di Musda III LDII

Selasa, 01 September 2026 Humas Mesuji Editor: Okta
Kakan kemenag Mesuji Sampaikan Pesan Moderasi Beragama dan Dakwah di Musda III LDII
Humas Mesuji
Humas Mesuji
Foto: Arif

Mesuji, Kemenag (Humas) Dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) III DPD LDII Kabupaten Mesuji, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, A. Jalaluddin, menyampaikan materi tentang penguatan moderasi beragama, peran dakwah, dan sinergi organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kerukunan umat.

Kakan Kemenag menegaskan bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk LDII, merupakan mitra strategis Kementerian Agama dalam memperkuat kehidupan keagamaan, moral, dan karakter masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Kemenag dan ormas keagamaan diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan beragama di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (01/09/2026) di Aula Yayasan Barokah Jaya Mesuji dan diikuti oleh jajaran serta peserta Musda III DPD LDII Kabupaten Mesuji.

Dalam penyampaian materinya, A. Jalaluddin menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai cara pandang dan sikap dalam menjalankan kehidupan beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menjelaskan, moderasi beragama bukan berarti memoderasi agama, melainkan membangun sikap beragama yang seimbang, tidak ekstrem, serta tetap berpegang pada nilai-nilai ajaran agama.

 “Moderasi beragama bukan berarti memoderasi agama, tetapi bagaimana kita membangun cara pandang dan sikap yang seimbang dalam beragama, sehingga kehidupan masyarakat tetap rukun, damai, dan saling menghargai,” ujar A. Jalaluddin.

Ia juga mengajak jajaran LDII untuk terus memperkuat peran dalam pembinaan umat melalui majelis taklim, pondok pesantren, dan TPQ, sekaligus menghadirkan dakwah yang menyejukkan di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, para dai dan pengurus organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta narasi yang dapat memecah persatuan masyarakat.

 “Dakwah harus menjadi jalan untuk mengajak dan merangkul masyarakat, bukan untuk saling menmgejek atau memukul, sehingga pesan-pesan keagamaan benar-benar hadir sebagai kekuatan yang mempererat persaudaraan,” katanya.

Kemenag Mesuji akan terus berkomitmen membangun sinergi dengan LDII dan berbagai ormas keagamaan dalam memperkuat pembinaan generasi muda, literasi keagamaan, serta ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah bashariyah. Ia berharap Musda III LDII menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang amanah serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan kehidupan keagamaan di Mesuji. (mutia)