Mesuji (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tingkat Kabupaten Mesuji, Kamis (17/04/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Mesuji ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Mesuji, Johan Yusuf, didampingi oleh Kasubbag TU Ma’ruf, para kepala seksi, serta peserta dari penyuluh agama islam.
Kegiatan
diawali dengan penyampaian laporan dari Ketua Panitia, Mukti Sasongko, yang
menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran
Kanwil Kemenag Provinsi Lampung mengenai pelaksanaan coaching clinic
pembuatan konten digital yang inklusif dan transformatif. Pelatihan ini
dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam menyampaikan materi
dakwah dan penyuluhan keagamaan melalui media sosial dan platform digital
secara lebih menarik, kreatif, dan menjangkau audiens yang lebih luas.
“Media
sosial kini menjadi ruang utama komunikasi masyarakat. Oleh karena itu, para
penyuluh agama islam harus mampu beradaptasi dan mengambil peran aktif di
dalamnya, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak dakwah yang
inspiratif dan damai,” ujar Mukti dalam laporannya.
Dalam
sambutannya, Kepala Kemenag Mesuji Johan Yusuf menekankan pentingnya
pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan. Ia mendorong
seluruh peserta pelatihan untuk mampu memproduksi konten yang tidak hanya
informatif, tetapi juga mampu menyentuh hati dan membimbing masyarakat menuju
nilai-nilai keagamaan yang moderat dan toleran.
“Mari
kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan melalui media sosial. Gunakan platform
ini untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat, mengajak masyarakat ke arah
kebaikan, dan melawan narasi negatif dengan konten positif,” tutur Johan dalam
sambutannya.
Ia juga
menambahkan bahwa pelatihan semacam ini sangat strategis di tengah era digital
yang semakin berkembang. Para penyuluh agama kini dituntut tidak hanya piawai
dalam menyampaikan materi secara konvensional, tetapi juga harus mampu hadir di
ruang-ruang digital, menjawab tantangan zaman dan menyentuh generasi muda.
Pelatihan ini akan diisi dengan materi teknis mengenai Kebijakan pemerintah terhadap pembuatan konten kreatif materi penyuluhan dan Coaching clinic pembuatan konten digital yang inklusif dan transformasi bagi penyuluh agama islam. Melalui kegiatan ini, Kemenag Mesuji berharap para penyuluh agama dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya memberikan pencerahan secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang kini telah menjadi kebutuhan pokok dalam penyampaian informasi keagamaan yang cepat, akurat, dan menyentuh nurani publik. (ba/m)
Editor : Fadilah