Mesuji
(Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Johan Yusuf,
bersama Kasi Bimas Islam, Darul Alipi, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
se-Kabupaten Mesuji, menghadiri kegiatan Penguatan Peran Kepala Kemenag dan KUA
dalam Gerakan Nasional Wakaf Uang Calon Pengantin serta Pemberian Penghargaan,
yang dilaksanakan di Aula Sai Batin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Selasa
(29/04/2025).
Kegiatan
tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag
Provinsi Lampung, Erwinto, dan dihadiri oleh ketua perwakilan BWI Provinsi Lampung dan Area Menejer
BSI Provinsi Lampung, seluruh
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kasi Bimas Islam, serta para Kepala KUA
se-Provinsi Lampung. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi seluruh elemen
Kemenag dalam mendukung Gerakan Nasional Wakaf Uang Calon Pengantin, salah satu
program prioritas dalam membangun kesadaran wakaf di masyarakat.
Dalam
arahannya, Erwinto menekankan pentingnya penguatan peran Kemenag dan KUA
sebagai ujung tombak literasi dan gerakan wakaf uang. Menurutnya, melalui
pendekatan kepada calon pengantin, diharapkan nilai-nilai wakaf dapat tertanam
sejak awal pembentukan keluarga baru, sehingga menciptakan budaya filantropi
yang berkelanjutan.
Sebagai
bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mendorong Gerakan Nasional Wakaf Uang
Calon Pengantin, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung memberikan penghargaan kepada
KUA yang berprestasi. Dalam kesempatan ini, KUA Kecamatan Simpang Pematang dari
Kemenag Kabupaten Mesuji berhasil meraih penghargaan sebagai Terbaik III
tingkat Provinsi Lampung dalam kategori Penggerak Wakaf Uang Calon Pengantin.
Kepala
Kemenag Mesuji, Johan Yusuf, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.
Ia menilai penghargaan ini sebagai wujud nyata komitmen KUA Simpang Pematang
dan seluruh jajaran Kemenag Mesuji dalam menyukseskan program wakaf uang. Johan
juga berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh KUA di Mesuji untuk
terus meningkatkan kinerja, utamanya dalam program-program keagamaan berbasis
pemberdayaan masyarakat.
Sementara
itu, Kasi Bimas Islam Darul Alipi menambahkan bahwa pihaknya akan terus
melakukan pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan gerakan wakaf uang di
seluruh KUA, agar semakin banyak calon pengantin yang memahami dan
berpartisipasi dalam program ini.
Pada acara ini sebagai narasumber kegiatan diisi oleh ketua perwakilan BWI Provinsi Lampung dan Area Menejer BSI Provinsi Lampung. melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Kepala Kemenag dan Kepala KUA semakin memahami tugas strategis mereka dalam mendukung penguatan ekonomi syariah melalui gerakan wakaf uang, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya wakaf sebagai instrumen sosial keagamaan yang produktif dan berkelanjutan. (ba/m)
Editor : Fadilah