Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Layanan Nyata Kemenag Mesuji: Pengukuran Arah Kiblat untuk Kemaslahatan Umat

Jumat, 31 Juli 2026 Humas Mesuji Editor: Okta
Layanan Nyata Kemenag Mesuji: Pengukuran Arah Kiblat untuk Kemaslahatan Umat
Humas Mesuji
Humas Mesuji
Foto: Rizka

Mesuji, Kemenag (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji melalui Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas), Mukti Sasongko, bersama jajaran pegawai Bimas melaksanakan pengukuran arah kiblat di Masjid Aswaja Center, Mukti Karya RT. 03 RW. 08, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, pada Kamis (30/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan keagamaan untuk memastikan arah kiblat masjid telah sesuai dengan kaidah falak dan ketentuan syariat Islam.

Pengukuran dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji dengan menggunakan metode dan peralatan yang telah memenuhi standar pengukuran arah kiblat. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penentuan titik koordinat lokasi, perhitungan azimut kiblat, hingga penyesuaian arah kiblat berdasarkan hasil pengukuran di lapangan.

Berdasarkan hasil pengukuran, diperoleh koordinat lokasi Masjid Aswaja Center dengan lintang -4°00’44” dan bujur 105°17’55”. Dari hasil perhitungan tersebut ditetapkan azimut arah kiblat sebesar 294°48’12”, yang kemudian dijadikan acuan dalam penyesuaian arah saf salat agar menghadap ke arah Ka’bah secara lebih akurat.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh unsur masyarakat dan tokoh setempat, di antaranya perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) serta Perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panca Jaya. Seluruh proses pengukuran dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk dokumentasi resmi dan bukti pelaksanaan pelayanan pengukuran arah kiblat oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji.

Plt. Kasi Bimas Islam, Mukti Sasongko, menyampaikan bahwa pengukuran arah kiblat bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan bentuk ikhtiar untuk memberikan kepastian arah ibadah kepada masyarakat. Menurutnya, seiring perkembangan teknologi dan metode pengukuran, kalibrasi arah kiblat perlu dilakukan agar posisi saf salat benar-benar menghadap Ka’bah sesuai dengan tuntunan syariat.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh masjid dan musala lainnya di Kabupaten Mesuji. “Kami mengimbau pengurus masjid maupun musala yang belum pernah melakukan kalibrasi arah kiblat agar dapat berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji. Dengan demikian, arah kiblat tempat ibadah dapat dipastikan benar, akurat, dan sesuai dengan syariat Islam, sehingga memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah salat,” tutupnya.