Mesuji, Kemenag (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Mesuji menghadiri kegiatan serah terima jabatan Kepala MTsN 1 Mesuji dari Ali Yusuf kepada Ali Imron yang berlangsung di Aula MTsN 1 Mesuji, Rabu (15/7/2026). Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mesuji diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Gusdianto, didampingi Pengawas Madrasah, Samsul Hadi hadir bersama jajaran pendidik dan tenaga kependidikan dalam kegiatan tersebut.
Serah terima jabatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan madrasah sebagai upaya menjaga kesinambungan program serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika MTsN 1 Mesuji.
Dalam sambutannya, Gusdianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ali Yusuf atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama memimpin MTsN 1 Mesuji. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi penting bagi pengembangan madrasah pada masa mendatang.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ali Imron yang kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala MTsN 1 Mesuji. Gusdianto berharap kepemimpinan yang baru mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk membawa MTsN 1 Mesuji semakin maju dan berprestasi.
Pada kesempatan yang sama, Gusdianto turut menyampaikan ucapan selamat kepada Martono yang mendapat amanah baru sebagai Kepala MTsN 2 Mesuji setelah sebelumnya bertugas sebagai guru di MTsN 1 Mesuji. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi dan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh madrasah. Diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan memberikan dukungan kepada pimpinan baru agar program-program madrasah dapat berjalan secara optimal.
Melalui momentum serah terima jabatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Mesuji berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.