Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Kota Metro Dukung Pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi di Bapas Kelas II Metro

Kamis, 30 Juli 2026 Humas Metro Editor: Rizki
Kemenag Kota Metro Dukung Pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi di Bapas Kelas II Metro
Humas Metro
Humas Metro
Foto: Ariel Riyadh

Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Metro menghadiri kegiatan Pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) yang diselenggarakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Metro pada Kamis (30/07/2026), bertempat di Aula Bapas Kelas II Metro.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro Abdul Haris diwakili oleh Muhammat Sulis, pegawai Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Metro.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi sebagai upaya memperkuat pembimbingan terhadap klien pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial mereka ke tengah masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

Muhammat Sulis menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kota Metro mendukung penuh sinergi antar instansi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, termasuk bagi klien pemasyarakatan yang sedang menjalani proses reintegrasi sosial.

"Melalui kolaborasi ini diharapkan pembinaan keagamaan dapat menjadi salah satu penguat dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran spiritual, serta mempersiapkan klien pemasyarakatan agar dapat kembali diterima dan berperan positif di tengah masyarakat," ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan pembahasan mengenai pembentukan Kelayan Binter, penyamaan persepsi antarinstansi, serta penguatan komitmen bersama dalam memberikan layanan pembimbingan yang terpadu, humanis, dan berkelanjutan bagi klien pemasyarakatan.

Partisipasi Kementerian Agama Kota Metro dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembinaan dan reintegrasi sosial, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif, harmonis, dan berkeadilan.

Penulis: Ismi Azizah