Metro, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Abdul Haris, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kasimun, menghadiri Pengajian Akbar Muharram yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid An Nisa' bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kota Metro di Masjid An Nisa', Mulyojati, Metro Barat, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya perwakilan Pemerintah Kota Metro, Camat Metro Barat, Kepala KUA dan Pokjawas Kemenag Kota Metro, para kepala seksi dan penyelenggara di lingkungan Kemenag Kota Metro, unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, majelis taklim, pengasuh pondok pesantren, serta jamaah Masjid An Nisa'.
Pengajian menghadirkan Ramadan Habibi, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Metro Timur, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro beserta jajaran menjadi wujud dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan masyarakat. Selain sebagai momentum syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, penyuluh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen umat Islam di Kota Metro.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Abdul Haris, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Takmir Masjid An Nisa' dan Pokjaluh Kota Metro dalam menyelenggarakan Pengajian Akbar Muharram.
"Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat persatuan umat. Kementerian Agama akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa manfaat dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat," ujar Abdul Haris.
Melalui kegiatan tersebut, diharpkan semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu, tetapi juga menjadi motivasi untuk melakukan perubahan menuju pribadi yang lebih baik, memperkokoh nilai-nilai keagamaan, serta mempererat kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis di Kota Metro.
Penulis: Ismi Azizah
Editor: Mela Basyar