Kemenag Kota Metro (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I., bersama Plt Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Drs. H. Syahro, M.Sy., melakukan kegiatan monitoring pemeriksaan kesehatan jamaah haji tahun 2025 M/1446 H, dijadwalkan berlangsung selama 8 kali, dengan 40 calhaj setiap harinya, Selasa, 10 Desember 2024, pukul 09.00 WIB bertempat di RSUD Sumbersari, Jl. Letjend Soeprapto No. 04, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan.
Pemeriksaan kesehatan jamaah haji ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang keberangkatan calon jamaah haji ke Tanah Suci. Dengan tujuan untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah haji telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan, serta memastikan seluruh jamaah siap secara medis untuk menjalani ibadah haji dengan lancar dan aman. Hal ini, merupakan upaya serta bentuk komitmen pelayanan Kemenag Kota Metro dalam menjaga keselamatan jamaah haji, baik dari sisi kesehatan fisik maupun keamanan selama pelaksanaan ibadah.
Dalam kesempatan itu, Abdul Harismenyatakan “Pemeriksaan kesehatan ini, adalah langkah awal untuk memastikan jamaah haji dalam kondisi prima sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kami berharap seluruh calon jamaah haji tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga siap mental dan spiritual dalam menunaikan rangkaian ibadah haji. Ini merupakan wujud komitmen Kemenag Kota Metro untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jama’ah” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Syahro, menurutnya pemeriksaan kesehatan ini dikenal dengan istilah istithaah kesehatan. Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, di Puskesmas dan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. "Tahap pertama dilakukan di Puskesmas, sedangkan tahap kedua dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Tujuan utamanya adalah untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan yang mungkin timbul saat beribadah di Tanah Suci, seperti penyakit menular atau gangguan kesehatan lainnya yang dapat mempengaruhi pelaksanaan ibadah,” tuturnya.
Selain itu, Syahro juga mengungkapkan bahwa dalam proses pemeriksaan kesehatan, pihaknya berfokus pada identifikasi faktor risiko kesehatan yang dapat memengaruhi jamaah haji. “Kami juga berupaya untuk mencegah transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa masuk atau keluar oleh jamaah. Hal ini penting agar jamaah haji tidak hanya sehat selama di Tanah Suci, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat di Tanah Air setelah kembali dari ibadah haji,” jelasnya.
Selanjutnya, Abdul Haris memberikan apresiasinya atas perhatian dan kerjasama Pemda Kota Metro dalam menjaga kualitas kesehatan jamaah haji. “Terimakasih kepada Tim medis yang telah memberikan pelayanan terbaik selama pemeriksaan kesehatan berlangsung," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan lancar tanpa gangguan kesehatan. "Kami berharap para jamaah haji dapat meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah. Kesehatan yang terjaga dengan baik akan mendukung kelancaran ibadah mereka, sehingga ibadah haji mereka dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan penuh berkah," pungkasnya,(tgh/zae)