Jl. Ki. Arsyad No. 6 Metro Pusat Kota Metro 34111 maikemenagkotametro@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Metro Gelar Apel Pagi, Ingatkan ASN Tingkatkan Kewaspadaan Pascaterjadinya Erupsi Anak Gunung Krakatau

Senin, 07 September 2026 Humas Metro Editor: Mela
Kemenag Metro Gelar Apel Pagi, Ingatkan ASN Tingkatkan Kewaspadaan Pascaterjadinya Erupsi Anak Gunung Krakatau
Humas Metro
Humas Metro
Foto: Ariel Riyadh

Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro melaksanakan apel pagi yang diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Metro, Senin (7/9/2026). Apel dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan penggunaan masker oleh seluruh peserta.


Apel pagi dipimpin Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kementerian Agama Provinsi Lampung, Rokhman. Dalam amanatnya, Rokhman menyampaikan bahwa terjadinya erupsi Anak Gunung Krakatau menjadi pengingat bagi manusia akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.


“Terjadinya erupsi Anak Gunung Krakatau menjadi pengingat bagi kita bahwa manusia memiliki keterbatasan. Ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, introspeksi diri, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Rokhman.


Rokhman juga mengingatkan seluruh ASN untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi kondisi yang terjadi. Menurutnya, langkah-langkah pencegahan perlu dilakukan secara disiplin dengan tetap mengikuti arahan dan imbauan dari pihak yang berwenang.


Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Metro, Abdul Haris, menambahkan bahwa penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan apel merupakan bagian dari kedisiplinan terhadap imbauan yang disampaikan pemerintah pusat.


“Penggunaan masker ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga bentuk kedisiplinan kita dalam mengikuti dan melaksanakan imbauan dari pusat. Kita harus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa setiap arahan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan perlu kita respons dengan baik,” ungkap Abdul Haris.


Dalam kesempatan tersebut, Abdul Haris juga menekankan pentingnya monitoring terhadap madrasah di Kota Metro, menyusul diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa dan siswi madrasah sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi yang sedang terjadi.


“Kita perlu memastikan pelaksanaan PJJ berjalan dengan baik. Lakukan monitoring ke madrasah, lihat bagaimana proses pembelajaran berlangsung, bagaimana kehadiran guru dan siswa, serta kendala-kendala yang dihadapi. Jangan sampai karena PJJ, pengawasan terhadap proses pendidikan menjadi berkurang,” tegasnya.


Ia meminta jajaran terkait untuk memastikan madrasah tetap memberikan pelayanan pendidikan secara optimal selama pelaksanaan PJJ. Monitoring juga diperlukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai arahan dan tetap memperhatikan keselamatan serta kondisi peserta didik.


Melalui apel pagi tersebut, Kemenag Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, kedisiplinan, dan koordinasi dalam menghadapi situasi yang berkembang, sekaligus memastikan pelayanan pendidikan dan keagamaan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.


Penulis: Ariel Riyadh

Editor: Mela Basyar