Jl. Ki. Arsyad No. 6 Metro Pusat Kota Metro 34111 maikemenagkotametro@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Metro Hadiri Festival Literasi Kota Metro 2026

Kamis, 17 September 2026 • Humas Metro •Editor: Rizki
Kemenag Metro Hadiri Festival Literasi Kota Metro 2026
Humas Metro
Humas Metro
Foto: Ariel Riyadh

Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro menghadiri Festival Literasi Kota Metro 2026 yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusatda) Kota Metro tersebut mengusung tema “Literasi untuk Kota Cerdas, Berbudaya, Religius, dan Berdampak.”

Kepala Kemenag Kota Metro Abdul Haris dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Kasimun. Kegiatan turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, serta jajaran Pemerintah Kota Metro dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menekankan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga mencakup kemampuan masyarakat dalam mengelola kehidupan sehari-hari, termasuk aspek keuangan.

“Literasi keuangan sangat penting agar masyarakat mampu memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan dengan baik. Dengan literasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat semakin bijak dalam menggunakan produk dan layanan keuangan,” ujar Otto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman terhadap informasi keuangan. Menurutnya, peningkatan literasi keuangan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki kemampuan dalam merencanakan dan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Literasi Kota Metro 2026. “Kami mengapresiasi kegiatan Festival Literasi ini. Literasi merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, berbudaya, religius, dan mampu memberikan dampak positif bagi Kota Metro,” ungkapnya.

Bambang berharap semangat literasi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Mari kita jadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran Kemenag Kota Metro dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan budaya literasi di Kota Metro. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, serta masyarakat diharapkan dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, berbudaya, religius, dan mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Penulis: Ariel Riyadh