Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro kembali berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan melalui penyampaian kultum Subuh di Masjid Agung Taqwa Metro, Jumat (25/9/2026). Kultum disampaikan oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Metro, Kasimun, di hadapan jamaah Salat Subuh.
Dalam kultumnya, Kasimun menyampaikan nasihat tentang pentingnya menjaga kelembutan hati dan menjauhi perbuatan dosa. Ia mengangkat perkataan ulama salaf, di antaranya Al-Fudhail bin ‘Iyadh dan Malik bin Dinar, yang menggambarkan keterkaitan antara kerasnya hati, banyaknya dosa, lupa akan kematian, panjang angan-angan, hingga kecintaan berlebihan terhadap dunia.
“Jumudul ‘aini min qaswatil qalbi, wa qaswatul qalbi min katsratidz-dzunub, wa katsratudz-dzunubi min nisyanil maut, wa nisyanul mauti min thulil amal, wa thulul amali min hubbid dunya, wa hubbud dunya ra’su kulli khati’ah.”
Kasimun menjelaskan, hati yang keras dapat membuat seseorang sulit tersentuh oleh nasihat maupun mengingat Allah. Kondisi tersebut dapat muncul akibat dosa yang terus menumpuk. Ketika seseorang melupakan kematian, ia cenderung merasa memiliki waktu yang panjang sehingga semakin mudah menunda kebaikan dan terjerumus dalam perbuatan dosa.
Lebih lanjut, Kasimun mengingatkan jamaah agar tidak berlebihan dalam mencintai kehidupan dunia. Menurutnya, kecintaan kepada dunia yang berlebihan dapat melahirkan panjang angan-angan dan membuat seseorang lalai mempersiapkan kehidupan akhirat. Karena itu, umat Islam diajak untuk senantiasa mengingat kematian, memperbanyak amal saleh, serta menjaga hati agar tetap lembut dan dekat dengan Allah SWT.
Penulis: Ariel Riyadh
Editor: Mela Basyar