Pesawaran, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, didampingi Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Siska Triana, mengunjungi Pondok Pesantren Babunnajah yang berada di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran atas musibah kebakaran yang beberapa waktu lalu melanda lantai tiga gedung asrama Pondok Pesantren Babunnajah.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kankemenag Pesawaran diterima langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Babunnajah, Muslim, bersama pengurus pondok pesantren.
Muslim menceritakan bahwa kebakaran terjadi pada siang hari ketika para santri sedang berada di masjid. Kondisi tersebut membuat seluruh santri berada di luar gedung asrama saat kejadian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Mendengar kondisi tersebut, Farid Wajedi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami Pondok Pesantren Babunnajah. Ia berharap para pengurus dan santri diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Babunnajah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun tentu kerugian yang dialami cukup besar karena berbagai perlengkapan santri ikut terbakar,” ujar Farid.
Sebagai bentuk kepedulian, Farid Wajedi bersama rombongan turut menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada pihak Pondok Pesantren Babunnajah. Bantuan tersebut bersumber dari kotak infak ASN Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran yang dihimpun secara rutin setiap hari Senin setelah pelaksanaan apel pagi.
Farid menjelaskan bahwa penggalangan infak tersebut dilakukan secara sukarela dan seikhlasnya dari para ASN. Dana yang terkumpul kemudian dimanfaatkan untuk membantu masyarakat maupun lembaga yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi musibah seperti yang dialami Pondok Pesantren Babunnajah.
Selain menyerahkan bantuan, dalam kunjungan tersebut Farid Wajedi juga menyerahkan Piagam Izin Operasional Pondok Pesantren Babunnajah yang telah diterbitkan. Penyerahan piagam tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Kementerian Agama terhadap keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan keagamaan di pondok pesantren.
Farid berharap Pondok Pesantren Babunnajah dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan serta pembinaan para santri dengan baik.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada keluarga besar Pondok Pesantren Babunnajah untuk bangkit kembali. Semoga proses pemulihan dapat berjalan lancar dan kegiatan pendidikan para santri tetap dapat berlangsung dengan baik,” pungkasnya. (bagus/olin)