Pesawaran, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo, secara resmi membuka kegiatan Diseminasi KMA No 450 Tahun 2024, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No 450 Tahun 2024 di Kabupaten Pesawaran, diikuti 150 kepala madrasah negeri dan swasta, di MAN 1 Pesawaran, Selasa (6/08/24).
Puji Raharjo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KMA No 450 telah diluncurkan secara resmi oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di Provinsi Lampung beberapa waktu yang lalu. Beliau juga menegaskan bahwa seluruh madrasah di Provinsi Lampung telah mulai menerapkan kurikulum ini pada tahun ajaran 2024/2025. Dalam pidatonya, Puji menekankan pentingnya kurikulum baru ini dalam menjawab empat tantangan utama di era modern, yaitu VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).
Puji menjelaskan bahwa VUCA menggambarkan perubahan mendadak dalam skala besar yang menciptakan ketidakpastian dan kompleksitas di berbagai bidang. Oleh karena itu, generasi muda harus dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi kehidupan yang semakin kompleks dan ambigu. "Kita harus memberikan ruang kepada madrasah untuk mendesain kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Ia juga menekankan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi madrasah untuk menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan lokal," ujarnya.
Lebih lanjut, Puji juga menyoroti dua kelemahan utama dalam sistem pendidikan saat ini, yaitu literasi dan numerasi. Menurutnya, peningkatan dua aspek ini menjadi kunci utama dalam mempersiapkan generasi mendatang untuk menghadapi dunia yang terus berubah. "Dunia sedang berubah drastis, dan kita harus memastikan bahwa apa yang kita ajarkan relevan dengan kebutuhan peserta didik," tambahnya.
Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Farid Wajedi, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifai, Ketua Pokjawas Kemenag Provinsi Lampung, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Pesawaran dan Pokjawas Kemenag Pesawaran.
Kegiatan diseminasi ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung secara keseluruhan, serta mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik. (Bagus/Irfan/Sinta)
Editor : Fadilah