Pesawaran (Humas) — Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia, Senin (10/8/2026). Di Kabupaten Pesawaran, kick off Geber Mas dipusatkan di Masjid Ar Royyan Islamic Center Kabupaten Pesawaran, yang ditandai dengan apel dan dilanjutkan aksi bersih-bersih masjid.
Pelaksanaan Geber Mas di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran sebelumnya telah diawali pada Jumat (7/8/2026). Sejumlah ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran bersama para penyuluh lintas agama melaksanakan aksi bersih-bersih di Masjid Al Ikhlas yang berada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan budaya menjaga kebersihan rumah ibadah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh serta menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama merawat masjid secara rutin dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kick off Geber Mas secara nasional berlangsung secara hybrid dan terhubung melalui Zoom dari Masjid Fatahillah, Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh satuan kerja Kementerian Agama serta masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian rumah ibadah. Menurutnya, rumah ibadah merupakan tempat perjumpaan manusia dengan Tuhan, sehingga kebersihan tidak hanya memiliki nilai secara fisik, tetapi juga spiritual.
“Rumah ibadah adalah meeting point hamba dengan Tuhan. Tempat perjumpaan antara Tuhan dengan hambanya,” ujar Nasaruddin.
Nasaruddin juga mengingatkan agar semangat menjaga kebersihan tidak berhenti di masjid dan musala. Gerakan serupa diharapkan dapat menyentuh seluruh rumah ibadah lintas agama, seperti gereja, pura, vihara, dan klenteng, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa Geber Mas merupakan bagian dari penguatan ekoteologi dan pemberdayaan rumah ibadah, sekaligus ikhtiar mewujudkan lingkungan Indonesia yang semakin asri.
Menurutnya, Geber Mas diikuti lebih dari 50.000 masjid dan musala di seluruh Indonesia. Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan pengurus masjid, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, menyambut baik pelaksanaan Geber Mas di Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun menjadi budaya di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih yang telah dilakukan ASN dan penyuluh agama di Masjid Al Ikhlas pada Jumat (7/8/2026) menjadi bagian dari komitmen Kemenag Pesawaran untuk mendukung gerakan tersebut.
Melalui Geber Mas, Kementerian Agama mendorong agar semangat menjaga kebersihan rumah ibadah menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi tempat yang suci untuk beribadah, tetapi juga menjadi ruang yang bersih, nyaman, sehat, dan ramah bagi seluruh masyarakat. (Sinta)