Pesisir Barat – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat kembali melaksanakan Apel Pagi sebagai bagian dari agenda rutin dalam rangka memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (21/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Barat tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan fungsional, pengawas madrasah, serta seluruh staf pelaksana. Apel berlangsung tertib dan khidmat.
Bertindak sebagai Pembina Apel, I Gede Yogi Pernando, menyampaikan amanat mengenai pentingnya menjaga dan menerapkan nilai integritas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Dalam amanatnya, I Gede menegaskan bahwa integritas tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dimulai dari pola pikir, ucapan, hingga perilaku setiap aparatur.
Ia menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam membangun integritas, yakni berpikir positif, berkata positif, dan berperilaku positif.
“Yang pertama adalah berpikir positif. Setiap pekerjaan hendaknya diawali dengan pola pikir yang baik dan konstruktif. Dengan berpikir positif, kita akan lebih mudah menghadapi berbagai persoalan dan menemukan solusi dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga ucapan. Menurutnya, perkataan seorang ASN harus mencerminkan sikap profesional, santun, dan membangun.
“Yang kedua adalah ucapan yang positif. Apa yang kita sampaikan kepada orang lain harus dijaga, karena ucapan dapat mencerminkan karakter dan kepribadian seseorang. Mari membiasakan diri menyampaikan hal-hal yang baik, membangun, dan tidak menimbulkan perpecahan,” lanjutnya.
Hal ketiga yang ditekankan adalah perilaku positif. I Gede menyampaikan bahwa apa yang dipikirkan dan diucapkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
“Yang ketiga adalah perilaku yang positif. Pikiran yang baik dan ucapan yang baik harus selaras dengan tindakan. Jangan sampai apa yang kita pikirkan dan kita ucapkan berbeda dengan perilaku kita. Ketiganya harus berjalan selaras agar nilai-nilai integritas benar-benar dapat kita terapkan,” tegasnya.
Menurutnya, integritas tidak cukup hanya dipahami sebagai sebuah nilai, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Seorang ASN dituntut untuk memiliki keselarasan antara apa yang dipikirkan, apa yang diucapkan, dan apa yang dilakukan.
“Pada akhirnya, integritas adalah keselarasan antara pikiran, ucapan, dan perbuatan. Kalau kita mampu berpikir positif, mengucapkan hal-hal yang positif, dan diwujudkan melalui perilaku yang positif, maka kita tidak hanya menjadi ASN yang melaksanakan tugas, tetapi juga menjadi ASN yang dapat dipercaya dan memberikan keteladanan bagi lingkungan sekitar,” pungkas I Gede Yogi Pernando.
Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Kemenag Pesisir Barat untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui pelaksanaan apel pagi tersebut, jajaran Kemenag Pesisir Barat diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk bekerja secara disiplin, profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apel pagi kemudian ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas kedinasan masing-masing.