Pesisir Barat, Kemenag (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung melaksanakan pendampingan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 bagi Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Barat pada hari Kamis (13/11/2025). Kegiatan dilaksanakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Pesisir Barat.
Kegiatan dihadiri seluruh pejabat struktural Kantor Kemenag Pesisir Barat, perwakilan madrasah, serta Jabatan Fungsional (JF) Perencana. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama menyusun perencanaan yang matang. Adapun pendampingan dipandu oleh Tim Perencana Kanwil Kemenag Lampung yang dipimpin Toni Kurnia Jaya selaku Perencana Ahli Muda Kanwil Kemenag Lampung.
Acara dibuka sambutan Plt Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, Hikmat Tutasry. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan Kanwil serta menekankan pentingnya Renstra sebagai peta jalan perencanaan Kemenag untuk lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan penyusunan renstra dilakukan sesuai dengan regulasi. "Renstra ini akan menjadi acuan kita mewujudkan Kemenag Pesisir Barat yang lebih maju, akuntabel, dan berdampak nyata bagi umat. Pendampingan ini penting agar renstra Kemenag Pesisir Barat sesuai dengan apa yang ditentukan oleh peraturan dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Selanjutnya, Tim Kanwil memaparkan petunjuk teknis penyusunan Renstra berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1100 Tahun 2024 dan pedoman yang berlaku. Materi mencakup petunjuk teknis penyusunan Renstra, analisis beban kerja, penetapan program kerja, dan indikator kinerja.
Diskusi interaktif juga mewarnai kegiatan ini. Para peserta melakukan tanya jawab dengan antusias bersama Tim Perencana Kanwil Kemenag Lampung sebagai perwujudan komitmen untuk menyusun rencana strategis yang akuntabel dan sesuai dengan regulasi.
Melalui pendampingan Kanwil Kemenag Lampung, Kemenag Pesisir Barat optimis bahwa Renstra 2025-2029 akan lebih realistis, terukur, dan mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada. Penyusunan Renstra yang dilakukan diharapkan dapat sejalan dengan visi-misi Kemenag dan menjadi acuan untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat. (Richard/Anggithya)