Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Sentuhan Spiritual Di Balik Jeruji : Kemenag Pesisir Barat Intensifkan Pembinaan Rohani Di Rutan Krui

Rabu, 29 April 2026 Humas Pesisir Barat Editor: Rizki
Sentuhan Spiritual Di Balik Jeruji : Kemenag Pesisir Barat Intensifkan Pembinaan Rohani Di Rutan Krui
Humas Pesisir Barat
Humas Pesisir Barat
Foto: Richard Hermawan

Krui - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan tanpa batas, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Melalui sinergi berkelanjutan dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Krui, Kemenag menerjunkan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama untuk melaksanakan program pembinaan rohani rutin.

Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya membangun mental dan spiritual bagi para narapidana, agar mereka memiliki bekal keagamaan yang kuat saat kembali ke masyarakat nantinya.

Anggota Pokjaluh Agama Kemenag Pesisir Barat yang berasal dari berbagai KUA di sekitar Lapas secara bergantian mengisi jadwal pembinaan yang meliputi berbagai aspek, diantaranya:

  • Bimbingan Baca Tulis Al-Qur'an: Memberantas buta aksara hijaiyah di kalangan warga binaan.
  • Kajian Fikih Ibadah: Memberikan pemahaman praktis mengenai tata cara ibadah sehari-hari.
  • Konseling Keagamaan: Ruang dialog bagi warga binaan untuk berkonsultasi mengenai persoalan moral dan spiritual.
  • Pembinaan Akhlak: Menanamkan nilai-nilai akhlak, perilaku, dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

Setiap sesi pembinaan dilakukan dengan pendekatan dialogis dan penuh empati, mencakup pengajaran ibadah dasar hingga konsultasi keagamaan secara personal. Kemenag Pesisir Barat memandang bahwa pembinaan rohani bukan sekadar rutinitas formal, melainkan upaya mendalam untuk menyemai benih harapan dan pertobatan bagi warga binaan.

Ketua Pokjaluh Kemenag Pesisir Barat, Yusnani, menekankan bahwa kehadiran para penyuluh di Rutan Krui adalah bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Menurutnya, setiap warga binaan berhak mendapatkan bimbingan menuju jalan yang lebih baik.

"Penyuluh agama memiliki peran krusial sebagai jembatan perubahan karakter. Kami tidak hanya memberikan teori agama, tetapi juga mencoba menyembuhkan batin mereka. Banyak dari mereka yang sebenarnya rindu akan ketenangan spiritual, dan di situlah peran kami hadir mendampingi," ujar Yusnani.

Sinergi antara Kemenag Pesisir Barat dan Rutan Kelas IIB Krui ini telah menciptakan atmosfer religius yang positif di dalam lingkungan rutan. Kehadiran penyuluh agama secara terjadwal memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki akses terhadap bimbingan spiritual yang berkualitas demi masa depan mereka.

Kemenag Pesisir Barat menegaskan bahwa dedikasi para penyuluh agama ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan penguatan mental bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Melalui bimbingan ini, diharapkan para narapidana tidak hanya menjalani hukuman fisik, tetapi juga mengalami perubahan spiritual yang fundamental.


Penulis : Richard | Humas Kemenag Pesisir Barat