Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Mewakili Kepala Kantor, Kasubbag TU Buka Konferensi Kerja Khusus, Almadi Terpilh Sebagai Ketua PGRI Kab. Pringsewu

Selasa, 29 September 2026 • Humas Pringsewu •Editor: Aditya
Mewakili Kepala Kantor, Kasubbag TU Buka Konferensi Kerja Khusus, Almadi Terpilh Sebagai Ketua PGRI Kab. Pringsewu
Humas Pringsewu
Humas Pringsewu
Foto: Hafid Ali Yusuf

Pringsewu, Kemenag (Humas) - Dalam rangka Penggantian Antar Waktu (PAW) kepengurusan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pringsewu menggelar Konferensi Kerja Khusus (Konkersus) Masa Bakti IV Tahun 2024–2029, di Aula PGRI Kabupaten Pringsewu, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris PGRI Provinsi Lampung Sakijo, S.Pd., M.M., mewakili Ketua PGRI Provinsi Lampung, jajaran pengurus PGRI, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Ubaidullah, S.Pd.I., mewakili Kepala Kantor, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H., M.H.I., didampingi Kasi Pendidikan Islam M. Sakban, S.H.I.,M.M.

Dalam sambutannya, Sakijo menegaskan bahwa pengurus PGRI harus memiliki kepekaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap kebutuhan serta persoalan yang dihadapi para anggotanya.

"Pengurus harus hadir membantu para anggota tanpa harus diminta," tegas Sakijo.

Menurutnya, keberadaan pengurus tidak boleh sebatas menjalankan tugas administratif organisasi, tetapi harus mampu memberikan pelayanan, pendampingan, perlindungan, serta memperjuangkan aspirasi dan kepentingan para guru. Pengurus dituntut proaktif memahami berbagai persoalan yang dihadapi anggota sekaligus menghadirkan solusi nyata.

Sakijo juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus berperan aktif membawa PGRI Kabupaten Pringsewu menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, mandiri, dan responsif terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Ia berharap PGRI mampu menjadi rumah besar bagi seluruh guru, memperkuat solidaritas antar anggotanya, meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Kasubbag TU Kemenag Pringsewu, Ubaidullah, yang hadir mewakili Kepala Kantor Khuzil Afwa Kahuripan, menyampaikan bahwa Konkersus merupakan momentum penting untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan keberlangsungan organisasi PGRI Kabupaten Pringsewu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada ketua sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memajukan organisasi. Pergantian antarwaktu tersebut dilaksanakan menyusul amanah tugas yang diterima ketua sebelumnya sebagai kepala sekolah di luar daerah.

Ubaidullah berharap Konkersus dapat melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, profesional, dan mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperjuangkan aspirasi guru dan tenaga kependidikan.

"Melalui momentum ini, kami berharap seluruh pengurus dan anggota PGRI semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter guru yang profesional, serta memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Pringsewu," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta konferensi untuk mengedepankan musyawarah, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta menjaga semangat kekeluargaan dalam setiap pengambilan keputusan.

Konkersus ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara PGRI, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan guru di Kabupaten Pringsewu.

Usai pembukaan Konkersus, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Pringsewu melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW). Dalam sidang tersebut, Almadi, S.Ag., M.Pd.I., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Kabupaten Pringsewu antarwaktu masa bakti 2024–2029.

Terpilihnya Almadi secara aklamasi mencerminkan kepercayaan dan kesepakatan peserta forum untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi. Ia diharapkan mampu memperkuat soliditas PGRI serta memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru di Kabupaten Pringsewu.

Dalam sambutannya, Almadi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan kebersamaan dan semangat gotong royong.

"Ini merupakan amanah yang harus kita jalankan bersama. PGRI bukan milik satu atau dua orang, tetapi merupakan rumah bersama bagi para guru dan tenaga kependidikan. Karena itu, mari kita membangun organisasi dengan semangat kebersamaan, soliditas, dan gotong royong," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga kekompakan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Pringsewu. (Afif/Jari).