Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Musda IV IGRA Pringsewu Jadi Momentum Evaluasi dan Konsolidasi Organisasi

Kamis, 01 Oktober 2026 • Humas Pringsewu
Musda IV IGRA Pringsewu Jadi Momentum Evaluasi dan Konsolidasi Organisasi
Humas Pringsewu
Humas Pringsewu
Foto: Hafid Ali Yusuf

Pringsewu, Kemenag (Humas) — Musyawarah Daerah (Musda) IV Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti 181 peserta tersebut menjadi forum evaluasi kepengurusan sekaligus penentuan arah organisasi untuk periode berikutnya.

Musda dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H., M.H.I.

Dalam sambutannya, H. Khuzil mengatakan Musda memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi. Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengevaluasi program yang telah dijalankan, tetapi juga melakukan refleksi, konsolidasi, dan menentukan langkah IGRA ke depan.

“Musda merupakan momentum yang sangat penting untuk melakukan evaluasi, refleksi, konsolidasi, sekaligus menentukan arah perjalanan organisasi IGRA di Pringsewu,” kata H. Khuzil.

Ia berharap proses Musda berjalan secara demokratis dan mengedepankan kepentingan organisasi. Menurutnya, musyawarah perlu dilaksanakan secara tertib, objektif, dan dalam suasana kekeluargaan.

“Saya berharap Musda ke-IV ini dapat berlangsung secara demokratis, tertib, objektif, kekeluargaan, dan berorientasi pada kepentingan organisasi serta peningkatan kualitas pendidikan anak-anak usia dini,” ujarnya.

Selain membahas evaluasi kepengurusan sebelumnya, Musda juga menjadi forum pemilihan kepengurusan periode berikutnya. Dalam musyawarah tersebut, Siti Khotimatun,S.Pd.M.Sos., terpilih sebagai nahkoda IGRA Kabupaten Pringsewu untuk periode mendatang.

Sementara itu, Hj. Aseptina, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan IGRA. Ia menyebut IGRA sebagai organisasi profesi yang menjadi wadah bagi para guru Raudhatul Athfal untuk berkolaborasi dan mengembangkan diri.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran guru RA dalam memberikan pendidikan sejak usia dini, terutama dalam membangun karakter anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah.

Musda IV IGRA Kabupaten Pringsewu diharapkan menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang mampu memperkuat organisasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pringsewu. (Afif/Jari).