Pringsewu, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Khuzil Afwa Kahuripan, menghadiri Wisuda Tahfidz Qur'an Angkatan Ke-VIII siswa-siswi MTsN 2 Pringsewu pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/2026.
Dalam sambutannya, Khuzil Afwa Kahuripan menyampaikan apresiasi kepada 94 wisudawan tahfidz Quran Juz 28, 29 dan 30 yang dinilai telah menunjukkan kesungguhan dalam menempuh pendidikan berbasis Al-Quran. Menurutnya, capaian para siswa tidak terlepas dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan disiplin tinggi.
"Para siswa yang hari ini diwisuda merupakan generasi pilihan. Untuk dapat menempuh pendidikan di MTsN 2 Pringsewu diperlukan proses seleksi yang tidak mudah. Karena itu, capaian sebagai hafidz dan hafidzah patut disyukuri dan dijaga dengan sebaik-baiknya," ungkap Khuzil.
Ia menilai program tahfidz di lingkungan madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan tahfidz tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghafal Al-Quran, tetapi juga membangun akhlak, kedisiplinan, dan keteguhan mental peserta didik.
"Menjadi penghafal Al-Quran adalah kemuliaan. Al-Quran akan memberikan manfaat bagi kehidupan, menjadi penolong bagi para penghafalnya, serta menghadirkan kemuliaan bagi kedua orang tua," ujarnya.
Khuzil juga berharap keberadaan madrasah dapat terus memperkuat lahirnya generasi Qurani di Kabupaten Pringsewu. Ia menyebut madrasah memiliki kontribusi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan nilai keagamaan yang kuat.
Ia Pun mengatakan, keberhasilan program tahfidz tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga lingkungan madrasah. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini konsisten mendukung pengembangan pendidikan Al-Quran di MTsN 2 Pringsewu.
Di akhir sambutannya, Khuzil mendorong para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang madrasah berikutnya serta tetap menjaga hafalan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
"Jangan berhenti belajar setelah lulus dari MTsN 2 Pringsewu. Terus lanjutkan pendidikan, jaga hafalan, dan jadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan," katanya.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur masyarakat, di antaranya Kasi Pendidikan Islam Kemenag Pringsewu M. Sakban, Camat Banyumas Zainal Abidin, Ketua Komite Madrasah Hilal Fikri, Kapospol Banyumas AIPTU Tandi serta Kehadiran para orang tua dan wali siswa turut menambah suasana haru dalam prosesi kegiatan tersebut. (Afif/Jari).