Tanggamus Kemenag (Humas) -- Sorotan kamera Festival Film 2025 Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus tertuju pada sosok kecil dengan bakat besar. Maudy Putri Sakinah, siswi MIS Mathla’ul Anwar Landbaw, tampil memukau dan berhasil menyabet predikat Best Actor (Actor Terbaik) dalam ajang Lomba Film Pendek yang digelar dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Aktingnya yang natural dan penuh penghayatan menjadi pembeda di antara para peserta lainnya.
Di balik sorotan lampu dan layar, Maudy menghadirkan emosi yang jujur dan kuat, membuat penonton larut dalam cerita yang ia perankan. Ekspresi, gestur, hingga dialog yang dibawakan dengan tulus menjadi alasan kuat dewan juri—yang terdiri dari Kepala Kantor, Tim Humas, dan Editor—menobatkannya sebagai Actor Terbaik se-Kabupaten Tanggamus. Sebuah pencapaian luar biasa bagi talenta muda dari madrasah.
Momen puncak berlangsung khidmat saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman, secara langsung menyerahkan penghargaan Best Actor kepada Maudy Putri Sakinah. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus dukungan Kementerian Agama terhadap tumbuhnya kreativitas dan bakat seni peserta didik madrasah.
Tak hanya Maudy yang bersinar, MIS.MA Landbaw juga menorehkan prestasi gemilang dalam ajang tersebut. Madrasah ini berhasil meraih Juara 1 Film Pendek Terbaik Kategori Madrasah, Juara 3 Film Pendek Terfavorit, serta Best Film Editing. Deretan penghargaan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, seni, dan prestasi peserta didik.
Keberhasilan ini menjadi kisah inspiratif tentang mimpi besar yang lahir dari langkah kecil. Dari ruang kelas madrasah hingga panggung festival film, Maudy Putri Sakinah dan MIS.MA Landbaw membuktikan bahwa dengan bimbingan, kerja keras, dan keberanian untuk tampil, generasi muda mampu mengukir prestasi membanggakan. Sebuah cerita epik yang menegaskan bahwa madrasah tak hanya mencetak insan berilmu, tetapi juga talenta berprestasi. (Frans/Mela Basyar)