Tanggamus Kemenag (Humas) – Dalam
rangka meningkatkan pemahaman keislaman dan membentuk karakter Islami, MIN 1
Tanggamus menggelar kegiatan pesantren kilat pada Selasa, 11 Maret 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK), staf tata
usaha, serta siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana religius begitu terasa
sejak pagi hari, menandai semangat peserta dalam menyambut kegiatan ini.
Kegiatan pesantren kilat diawali
dengan sholat dhuha bersama di halaman sekolah. Seluruh peserta mengikuti
dengan khusyuk, menciptakan momen yang penuh keberkahan. Dalam sambutannya,
Kepala Madrasah MIN 1 Tanggamus, Kusairi, S.Pd.I, mengungkapkan harapannya agar
seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh serta
menyerap ilmu yang diberikan oleh para pemateri.
Salah satu momen yang menarik
dalam acara ini adalah penampilan lantunan shalawat yang dipimpin oleh siswa
kelas Tahfiz. Suara merdu yang menggema di seluruh area sekolah menciptakan
suasana yang penuh kedamaian. Semua siswa serta dewan guru turut serta dalam
lantunan shalawat, mempererat kebersamaan dan memperdalam kecintaan terhadap
Rasulullah SAW.
Selain shalawat, acara ini juga
diisi dengan penyampaian kultum oleh Ustazah Romi Revalinda. Dalam tausiyahnya,
beliau membahas hikmah puasa Ramadhan serta perbedaan antara akhlakul karimah
dan akhlakul mazmumah. Materi ini memberikan pemahaman mendalam kepada siswa
tentang pentingnya menjaga sikap dan perilaku sesuai ajaran Islam, terutama
dalam menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan pesantren kilat ini
menjadi ajang yang bermanfaat bagi siswa untuk meningkatkan pengetahuan agama
sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Dengan
adanya kegiatan ini, diharapkan mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat
dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan
sosial mereka.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz M. Kaeroni. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta menundukkan kepala, memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi seluruh siswa, menumbuhkan kecintaan mereka terhadap ilmu agama, dan memperkuat kebersamaan dalam lingkungan madrasah. (Iis/frans/Mela basyar)