Tanggamus Kemenag (Humas) – Kasi
Papki Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Muhamad Hasan Basri,
S.Ag., M.Pd., bersama tim pelaksana melakukan monitoring penggunaan dan
pelaporan Bantuan Inkubasi Bisnis di Pondok Pesantren Al-Qodir, yang berlokasi
di Jl. Batu Tegi, Desa Totomargo, Kecamatan Air Naningan, Kamis, 20 Februari
2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren dimanfaatkan dengan optimal dalam mendukung pengembangan usaha santri. Dalam kunjungannya, H. Muhamad Hasan Basri meninjau secara langsung program usaha yang telah dijalankan oleh pesantren, termasuk kendala serta progres yang telah dicapai.
Menurutnya, bantuan inkubasi
bisnis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian
ekonomi pesantren. “Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama,
tetapi juga bisa menjadi basis ekonomi berbasis syariah yang mandiri. Bantuan
ini diharapkan mampu mendorong kemandirian santri dalam berwirausaha,” ujar
Hasan Basri.
Salah satu program usaha yang dikembangkan di Ponpes Al-Qodir adalah unit usaha pengolahan hasil pertanian yang melibatkan santri dalam berbagai proses produksi. Santri diberikan pelatihan keterampilan untuk mengelola usaha tersebut, sehingga mereka memiliki pengalaman nyata dalam dunia bisnis.
Selain monitoring, kegiatan ini
juga diisi dengan diskusi dan pendampingan teknis terkait pelaporan penggunaan
dana. Tim pelaksana Papki memberikan arahan agar pengelolaan dana bantuan
dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di akhir kunjungan, H. Muhamad Hasan Basri mengapresiasi semangat para santri dan pengelola pondok pesantren dalam mengembangkan usaha yang telah dirintis. Ia berharap program ini terus berkelanjutan dan dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lainnya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis pesantren. (Frans/Mela Basyar )