Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Peningkatan Kompetensi Pengawas PAI Dalam Pendampingan Guru PAI di Sekolah Binaan

Selasa, 23 September 2025 Humas Tanggamus
Peningkatan Kompetensi Pengawas PAI Dalam Pendampingan Guru PAI di Sekolah Binaan
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung bekerja sama dengan Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam (Pokjawas PAI) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengawas PAI dalam Pendampingan Guru PAI di Sekolah Binaan. Kegiatan berlangsung pada 22–24 September 2025 di Hotel Swis-Bel, Bandar Lampung.

Sebanyak 40 pengawas PAI dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Bidang PAPKI Karwito, Katim PAI Tingkat Dasar Masrur Hamid, dan Katim PAI Tingkat Menengah Muflih. Dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, hadir tiga perwakilan, yakni Sri Welda Ide Winarni, Suhardi, dan Hayesti Maulida. Dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Agama RI Nomor 13 Tahun 2012, Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 190/PMK.05/2012, serta DIPA Ditjen Pendis Nomor DIPA-025.04.2.418577/2025 tanggal 2 Desember 2024.

Ketua Pokjawas PAI Provinsi Lampung, Winarno, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini jumlah pengawas PAI di Lampung tercatat 59 orang, baik yang diangkat Kemenag maupun Dinas Pendidikan. Namun, sejak September 2025 sebagian mulai memasuki masa purnabakti, termasuk empat pengawas pada tahun 2026. Diperkirakan pada 2030 jumlah pengawas PAI di Lampung hanya tersisa sekitar 15 orang.

Winarno berharap Kanwil Kemenag Provinsi Lampung bersama Bidang PAPKI dapat memperjuangkan penambahan formasi pengawas PAI. Ia juga menekankan bahwa di era digital dan transformasi regulasi yang cepat, pengawas dituntut aktif mendampingi guru PAI dalam pembelajaran. Terlebih dengan implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026 yang menggunakan pendekatan deep learning, peran pengawas dinilai sangat strategis.

Dalam sambutannya, Winarno juga mengajak peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal, termasuk memperkuat diskusi antarpengawas. “Guru PAI sangat berharap pengawas selalu hadir, merangkul, dan memberi solusi. Karena itu peningkatan kompetensi ini harus benar-benar diimplementasikan,” ujarnya.

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, yang membuka kegiatan tersebut berpesan agar pengawas PAI menjadi teladan dalam sikap, disiplin, dan profesionalisme. “Pengawas adalah embah-nya guru. Karena itu kapasitas dan kapabilitas harus terus ditingkatkan agar pendampingan kepada guru PAI berdampak nyata,” tegasnya.(Frans/Mela Basyar)